JATIMPOS.CO//LUMAJANG- Pekerjaan apapun yang disemangati dengan jiwa pengabdian, akan terasa enteng. Tidak ambisius. Apa adanya, dan bahkan tidak menuntut lebih. Barangkali itu yang pas pada sosok Prasetiyo Rogo. Kini ia didukung berbagai kalangan untuk menjadi pimpinan di desa (Kades) Grati Kec. Sumbersuko Kabupaten Lumajang.

Suami dari perempuan Kepala PAUD/Kelompok Bermain “ Diponegoro “ Desa Grati , Kec. Sumbersuko – Lumajang, yang juga bapak dari 2 anak itu, sudah sejak 1994 silam sebagai perangkat desa setempat. Baginya banyak hal yang bisa dilakukan untuk kepentingan masyarakat, meskipun penuh suka duka.

Lahir di Desa Grati pada 1972 dari keluarga petani itu masih saja apa adanya. Tidak suka menonjolkan diri. “ Hidup ini apa adanya saja. Tidak ada artinya menonjolkan diri. Semua ini milik Tuhan ,” kata beberapa tokoh masyarakat mengutip pengakuan Pras, begitu panggilan akrabnya Prasetiyo Rogo, seorang sarjana Agrobisnis Pertanian dari Unida Malang ini kepada Jatim Pos beberapa waktu lalu.

Termasuk ketika banyak tokoh masyarakat dan pemuda di desanya yang meminta agar ia mencalonkan diri sebagai kepala desa Desember mendatang, Pras tidak banyak bergeming. Baginya, kalau itu memang permintaan masyarakat, maka ia pun tidak mampu menolaknya.

“ Kami mengharapkan pemimpin yang benar-benar memiliki pengabdian dan komitmen jelas untuk membangun desa,” ujar beberapa tokoh masyarakat dan pemuda di Dusun Krajan dan Dusun Curahjero yang dihubungi secara terpisah. Dalam pandangan kami, Prasetiyo yang memenuhi itu, kata salah satu tokoh yang diamini beberapa pemuda.

Banyak alasan mengapa sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda getol meminta agar Prasetiyo dengan ikhlas mau dicalonkan sebagai kepala desa Grati. Menurut pandangan para tokoh, selama ini dia dinilai memiliki banyak kecakapan dan pengalaman di banyak bidang. Diantara sosial kemasyarakatan, olah raga, dan bahkan di bidang agama. Kalau urusan pemerintahan desa, dia dinilai cukup cakap mengingat sejak 1994 dia sebagai perangkat desa. Bahkan ia juga Ketua Forum Komunikasi perangkat desa se Kec. Sumbersuko yang anggotanya adalah mantan Plt. Sekdes se Kec. Sumbersuko. Sampai sekarang.

Di bidang keagamaan apa lagi, sampai sekarang pun sebagai salah satu Takmir Masjid Baiturrahmah – Curahrejo. Belum lagi di bidang kepemudaan, petani juga di bidang pendidikan, ia memiliki kepedulian yang lebih. Tidak tnaggung tanggung, saking getolnya mengabdi di bidang pemuda dan olah raga, menjadikan kedua anaknya pun menjuarai beberapa lomba.

Anak pertamanya sempat menjadi juara 1 Bulutangkis Tingkat Nasional Antar Klub di Semarang 2018 lalu. Sedangkan anak keduanya yang kini menginjak umur 10 Tahun lolos sebagai Junior Master Jatim pada 2015 lalu. Untuk itu, pihaknya mengaku akan terus berusaha membangun bidang olah raga dan kepemudaan di desanya. Meskipun bukan seorang kepala desa.

Ditambahkan oleh sejumlah kalangan, pengabdian Prasetiyo Rogo di masayarakat sudah tidak diragukan lagi. Diantaranya sebagai Sekretaris IPPHTI Kab. Lumajang, Sekretaris KTNA Kab. Lumajang, Ketua bidang DAG Kab. Lumajang, Pengurus – Pengawas KUD Labruk Kidul, Pengawas UPK Sumbersuko, dan banyak lagi organisasi sosial kemasarakatn yang diterjuni. Dari banyak jabatan di organisasi itu, pihaknya tidak serta merta minta dibayar. Itu semata-mata demi pengabdian kepada masyarakat, kata Prasetiyo merendahkan diri.

Harapan banyak kalangan di Desa Grati, bahwa sosok seperti Prasetiyo Rogo itu yang diharapkan mampu menggerakkan semua potensi yang ada demi kemajuan desa. Hampir semua bidang sudah ditekuni tanpa pamrih. Itu semata-mata demi pengabdian. Dan pengabdian itu sendiri tidak boleh mandeg. Begitu kira-kira yang ada di benak Prasetiyo Rogo. (fir)

 

TERPOPULER