JATIMPOS.CO/KOTA MALANG - Grup band asal Belanda, DeWolff akan mengguncang panggung Kota Malang. Grup musik dengan aliran psychedelic dan blues rock ini bakal konser di Gedung Kesenian Gajayana, Kota Malang, Selasa (12/03/2019).



Band yang lahir tahun 2007 ini digawangi oleh Luka Van De Poel (drum), Pablo Van De Poel (vokal/gitar), dan Robin Piso (kibor).

Mereka akan bermain satu setengah jam dengan membawakan lagu favoritnya seperti "Big Talk".

"Kita akan bawakan 10 atau 11 termasuk lagu favorit kita," tutur Pablo saat konferensi pers di Gedung Kesenian Gajayana Malang, Senin (11/03/2019).

Tak hanya itu, mereka juga akan membawakan lagu "Bento" dari Iwan Fals spesial untuk Kota Malang.

"Khusus untuk Malang kita akan nyanyikan lagu Bento," tutur Luka sambil tertawa.

Ia pun mengatakan sangat antusias berada di Malang dan tak sabar ingin menyapa warga Malang dengan sapaan khas "Salam Satu Jiwa". Mereka juga menjuluki Kota Malang sebagai kota Rock.

"Salam satu jiwa, Malang Rock City," ungkap Robin sembari mengangkat tiga jari kanannya.

Konser yang diselenggarakan oleh Erasmus Huis ini bekerjasama dengan Warta Jazz dan Museum Musik Indonesia.

Wakil Direktur Erasmus Huis, Joyce Nijssen mengatakan Kota Malang memiliki kesamaan dengan negara asal mereka Belanda.

“Malang itu unik, banyak kesamaannya dengan Belanda, saya sangat senang bisa membawa DeWolff ke Malang," tuturnya.

Sementara itu, Ir.Hengki Herwanto, MBA, Ketua Museum Musik Indonesia berharap dengan tampilnya DeWolff dapat memberikan energi positif bagi permusikan di Kota Malang.

"Mudah mudahan seniman dimalang bisa belajar banyak dari DeWolff, harus ada yang kita tiru dan kita kembangkan dalam permusikan di Kota Malang," tuturnya.

Sebagai informasi, konser ini gratis atau tidak dipungut biaya.

Selain di Malang, pertunjukan juga akan diadakan di 2 kota lainnya yaitu Jakarta dan Jogja. (swan)