JATIMPOS.CO//TULUNGAGUNG- Menyambut era AFTA 2015 persaingan usaha akan semakin ketat karena dunia usaha dari luar negeri akan semakin bebas mengembangkan sayapnya di Indonesia.

Dalam menghadapi tantangan seperti itu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung senantiasa mengembangkan standartnya untuk tetap memberikan pelayanan pada masyarakat Tulungagung.

Saat ini Rumah Sakit dr Iskak Tulungagung  telah dilengkapi dengan berbagai layanan berstandar internasional karena telah dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai serta dr spesialis emergency yang selalu siaga di IGD. 

Seperti yang disampaikan direktur RSUD dr Iskak Tulungagung dr Supriyanto, SpB melalui kasi informasi dan pemasaran Moch Rifai Skep Ns ”Meskipun kami berada di kota kecil di pesisir selatan pulau jawa tetapi kami akan senantiasa tidak mau kalah bersaing dengan Rumah Sakit yang berada di kota besar, kita siapkan banyak strategi dalam menyambut AFTA ini dengan menyiapkan berbagai layanan yang ada dengan di dukung penuh oleh pemerintah Kabupaten Tulungagung,” ujarnya

Selain itu salah satu strategi yang saat ini menjadi terobosan Rumah Sakit  tersebut  adalah dengan tetap membawa budaya tradisional yang ada di Kabupaten Tulungagung supaya selalu memberikan rasa nyaman aman pada pasien maupun keluarga pasien yang menunggu dan berkunjung ke Rumah Sakit dr Iskak Tulungagung  sekaligus dengan menggelar seni gamelan setiap hari secara langsung dan suara gamelan yang lembut serta menentramkan itu biasa di dengar di seluruh area layanan, baik rawat inap rawat jalan maupun penunjang sesuai dengan motto” Kepuasan, keselamatan dan kenyamanan pasien tujuanku”. 

 “Saat ini rumah sakit kami mungkin satu-satunya rumah sakit daerah yang sudah mampu memberikan layanan catherisasi jantung imbuhnya, semoga Rumah  Sakit dr .Iskak selalu menjadi idola dan kebanggaan masyarakat Tulungagung. Hal ini dilakulan sesuai dengan motto Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk memberikan layanan kesehatan murah, terjangkau dan bermutu,” ujar Moch Rifai. (san)

 

JATIMPOS.CO//PONOROGO - Masih dalam memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2019, Komunitas Wartawan Ponorogo (KWP) kembali mengadakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) yaitu donor darah, bertempat di Balai Wartawan, senin ( 11/2/2019 ). Turut hadir dalam acara tersebut ; Wakil Bupati Ponorogo H. Soedjarno dan Sekretaris Daerah Ponorogo Bpk, Agus Pramono dan anggota kepolisian, TNI kabupaten Ponorogo serta masyarakat sekitar.

Menurut Nanang Rianto, Ketua Panitia HPN 2019 KWP ; "dalam kegiatan bakti sosial donor darah ini kami bekerjasama dengan PMI Cabang Ponorogo dan alhamdulilah puluhan kantong darah bisa kita kumpulkan hari ini," ungkap Nanang.

Pihaknya menambahkan selain donor darah, Komunitas Wartawan Ponorogo ( KWP ) juga telah mengadakan ziarah dan santunan kepada almarhum jurnalis anggota KWP yang telah berpulang, yang telah diadakan pada hari sabtu ( 9/2/2018/9) kemarin. "Puncak acara Hari Pers Nasional ( HPN 2019) akan dilaksanakan di PCC Mall pada : Rabu, 20 Februari 2019," ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Komunitas Wartawan Ponorogo ( KWP ) Supriyadi, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang berpartisipasi menyukseskan HPN 2019 ini.

Sedangkan Wabup Ponorogo, Soedjarno berharap seluruh jurnalis dan persatuan wartawan yang ada di Ponorogo bisa kompak setiap saat. "Pemkab Ponorogo siap memfasilitasi segala kegiatan jurnalis atau Komunitas Wartawan Ponorogo," terang Soedjarno.

Di tahun Politik 2019, Wabup Soedjarno berharap wartawan Ponorogo bisa  menyukseskan dengan memberi informasi berita yang netral dan tidak hoax kepada mastarakat". pungkasnya.(nur)

 

JATIMPOS.CO//MOJOKERTO- Dalam rangka memperingati HPN Ke-73. sekaligus jalin kearaban dengan wartawan,  Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari SE, mengundang insanPers,  baik cetak,  elektronik,  maupun Televisi, yang bertugas di Mojokerto, untuk  Tasyakuran  di Rumah dinas Walikota Mojokerto.Jln.Hayam wuruk No. 50 Kota Mojokerto.  Sabtu (9/2/2019)

Mengawali Sambutan,  Ketua PWI kota Mojokerto Dia Eko Prawoto,  mengatakan, baru kali ini Pemerintah Kota Mojokerto menggelar kegiatan tasyakuranperingatan HPN, ini merupakan momen terindah bagi teman – teman wartawan, Walikota punya ide memperingatinya, Untuk teman PWI sendiri memperingatinya HPN adakan  acara khitanan massalDi GOR MOJOPAHIT.tanggal 26 februari.

“Terima kasih kepada Bu Walikota yang punya ide peringati HPN,  diselenggarakan tasyakuran  makan bersama, meskipun begitu, kami tetap kritik pada kebijakanpemda bila dirasa kurang pas di masyarakat, karena merupakan salah satu tugas kami, dan mengawal program pembangunan pemerintah melalui pemberitaan,” ungkap dia

Walikota Mojokerto Hj.Ita Puspitasari mengawali sambutan mengatakan, rumah dinas ini rumah rakyat,  siapapun boleh hadir di sini, termasuk teman wartawan, “Saya dalam memimpin Kota Mojokerto terapkan leadership Kolaboratif,  dan Leadership partisipatif, maksudnya,  semua komponen masyarakat kami rangkul, Forkopimda, wartawan,selain itu tukang becak,  tukang kebersihan pasukan kuning, pernah saya rangkul, diajak tasyakuran juga, bisa mewujudkan pembangunan kota Mojokerto,  dan dalam kepemimpinan sangat butuh partisipasi semua komponen  untuk mewujudkan bisa misi saya dalam membangun Kota Mojokerto,” ucapnya.

Masih kata Ning Ita, tema HPN 2019. Tahun ini sangat tepat dengan program saya,  (Pers Menguatkan,  Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital), saya mau meningkatkan ekonomi rakyat  dengan cara  menggarap Potensi IKM dan UKM, dengan melibatkan semua komponen Masyarakat, tugas pers membantu mengawal pemberitaan  “ Tema pers tahun ini yang ide pak Karwo,  sangat tepat dengan visi misi saya dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan dengan menggali IKM dan UKM, “ jelasnya

Diakhiri sambutan,  Ning  Ita mengucapkan Selamat HPN ke 73. Diusia yang 73 ini kami berdoa  agar insan Pers semakin dewasa,Profesional dalam bekerja,  kedepankan etika, jaga kerukunan. 

Hadir pada acara tasyakuran HPN 2019. Suami Walikota Supri , Wakil Walikota Ahmad Rizal Zakaria,  Kadiskominfo Suhartono, Kabag Umum Ani wijaya,  Kadis Lingkungan Hidup Ikromul yasak (din )

 

JATIMPOS.CO/PONOROGO - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN), pada Sabtu (9/2/2019) dimanfaatkan oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant dengan memberikan kejutan kepada wartawan yang biasa melakukan peliputan di Kota Reyog Ponorogo, Jawa Timur. 

Kapolres Ponorogo bersama sejumlah pejabat utama dan jajaran Polres Ponorogo meluangkan waktunya untuk menyambangi Balai Wartawan Ponorogo di Jln. Raden Saleh No 01 Ponorogo, kehadiran Kapolres Ponorogo tersebut mengagetkan puluhan jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Ponorogo (KWP).

Tampak Ketua KWP, Supriyadi bersama sejumlah pengurus dan puluhan anggota menyambut kehadiran Kapolres Ponorogo dan jajaran. "Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran berkenan hadir merayakan Hari Pers Nasional bersama kami di Balai Wartawan Ponorogo," ujar Supriyadi.

Dia sempat mengaku kaget dan tidak percaya kalau Kapolres Ponorogo berkenan hadir ke markasnya wartawan Ponorogo. "Dalam sejarah, baru kali ini Kapolres Ponorogo hadir di Balai Wartawan Ponorogo saat merayakan Hari Pers Nasional (HPN)".  terang Supriyadi.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Ponorogo dan jajarannya yang ikut bergabung dalam Peringatan  Hari Pers Nasional  "Semoga kedepan sinergitas Pers dan Polri terus terjalin," harapnya.

Sedangkan AKBP Radiant menyampaikan pesan kepada insan pers di Kabupatwn Ponorogo untuk tetap menjadi penyeimbang dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. "Kedatangan kami ke Balai Wartawan Ponorogo ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap insan pers yang merupakan mitra Polri. Untuk itu, kami ucapan selamat Hari Pers Nasional. Semoga kedepan, kemitraan yang sudah berjalan selama ini bisa terus dipertahankan, bahkan lebih ditingkatkan lagi," pesan AKBP Radiant.

Lebih lanjut dia juga menyatakan agar para jurnalis ikut melawan berita Hoax. "Pers juga harus menjadi pendingin masyarakat menjelang pesta demokrasi 2019 atau tahun politik, di tengah perbedaan yang ada di masyarakat, 

Bila kejadian dibeberapa wilayah terkait pemilu maupun teror agar segera memberikan informasi kepada Polres Ponorogo untuk segera di tindaklanjuti". pintanya.

Masih menurut dia, pers harus lebih baik dalam momentum HPN 2019 ini. "Pers harus ikut mencerdaskan bangsa dan membantu mempublikasikan kegiatan Polri kepada masyarakat serta berani memberi kritik kepada jajaran Polri," terangnya.

Insan pers menurutnya harus berpegang teguh kepada kebenaran. "Pers harus bisa menjadi pemersatu bangsa, melalui informasi atau berita yang disampaikan kepada masyarakat" tambahnya.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue oleh AKBP Radiant, yang dibawa khusus dari Mapolres Ponorogo. (nur)

 

JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN - KKN 24 UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) membuat terobosan Program Kerja (Proker) unggulan berupa budidaya ikan nila kepada warga yang kurang mampu di Desa Tileng,  Kecamatan Dagangan,  Kabupaten Madiun.