JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – Jajaran Sat Reskrim Polres Madiun berhasil mengamankan dua pelaku pecurian pick up. Kedua pelaku masing – masing Muhammad Nur (30), warga Blok Tundangan, Desa Margamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat  dan Salim (52), warga Desa Bluru Kidul, Kecamatan /Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.




“Para pelaku ini jumlahnya tiga orang, yang satu DPO, yang dua orang tertangkap tangan, “ jelas Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono kepada wartawan, Senin (26/11/2018).

Menurutnya, modus operandi mereka  datang surve lokasi menggunakan satu sepeda motor berboncengan tiga. Kemudian satu turun melakukan survey,  dan yang dua orang mengamati lokasi kejadian.

“Setelah turun yang satu orang ini dengan berbagai alat seperti kunci T, obeng dan alat potong digunakan untuk mengambil kendaraan pick up tersebut,“ ucapnya.

Lebih lanjut dia katakan, kedua pelaku tertangkap saat petugas opsnal Sat Reskrim Polres Madiun melaksanakan patroli di wilayah Saradan. Kedua pelaku ditangkap di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni di halaman rumah Djoko Wiyono, Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun dan di halaman rumah Pujianto, Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Dari hasil penangkapan pelaku, petugas Sat Reskrim Polres Madiun  mengamankan barang bukti berupa satu kendaraan mobil Pick Up Suzuki T100, satu kendaraan mobil pick up L 300, handphone, tang pemotong, kunci T dan kunci pas.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua pelaku pencurian tersebut dijerat pasal 363 ayat (1) ke 3e, 4e, KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,“ pungkasnya. (jum)