JATIMPOS.CO/KOTA BLITAR - Praktik asusila dengan menampilkan penari striptis di Maxi Brillian Live Musik, Resto dan Karaoke, Kota Blitar, akhirnya digrebek aparat kepolisian, Sabtu (3/12/2018) sekitar pukul 01.30 dini hari.




Dalam aksi penggrebekan itu dua wanita penari telanjang diamankan di salah satu room karaoke. Mereka ditangkap saat show tarian striptis bersama tamu prianya.

Selanjutnya sekitar 20 orang wanita penghibur yang biasa disebut Purel (Public Relation) dibawa ke Polda Jatim dengan menggunakan mobil Elf berwarna orange.
 
Selain itu, polisi mengamankan dua orang tersangka, yakni Ratna Ayu Kinanti alias Mami Ratna dan Juwito Qairul Anwar alias Aan, karyawan karaoke Brillian bagian admin.

Unit III Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum, Polda Jatim yang dipimpin oleh Kompol Edi kemudian memasang police line di pintu masuk karaoke Maxi Brillian yang terletak di Jalan Semeru, Kauman, Kepanjen Kidul, Kota Blitar.

Dalam operasi penggerebekan yang dilakukan oleh Unit III Renakta Ditreskrimum itu di-back up oleh Sat Reskrim Polres Blitar Kota.

Kabid Humad Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera didampingi Kasubdit Renakta AKBP Festo Ari Permana, Selasa (4/12/2018) mengatakan, perbuatan pengelola karaoke Brillian itu merupakan tindak pidana, karena dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan.

Mereka bisa ditindak berdasarkan pasal 296 KUHP atau pasal 506 KUHP dan atau pasal 55 KUHP Jo pasal 56 KUHP.

Saat penggrebekan dilakukan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti. Ada celana dalam dan BH dari saksi Chelsea dan Indah, serta kondom habis pakai.

Selian itu, HP milik tersangka mami Ratna, dan uang tunai Rp 2,8 juta dan bill pembayaran room 4 karaoke Maxi Brillian live music.

Barang bukti lainnya yang diamankan adalah 4 kardus minuman keras dari beberapa merk dan perijinan operasional dari Brilian Live Musik, Resto dan Karaoke. (sk)