JATIMPOS.CO//KABUPATEN MADIUN - Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro ( Disperdagkop dan UM ) Kabupaten Madiun mengadakan pelatihan pengembangan aneka makanan berbahan baku lokal di Rumah Makan Utama, Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Kamis (28/10/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Kamis (18/10/2018) hingga Sabtu (20/10/2018) tersebut diikuti sejumlah 40 peserta IKM Makanan dan Minuman ( Mamin ) yang terdiri dari Kecamatan Sawahan, Kecamatan Kebonsari, Kecamatan Saradan, Kecamatan Dolopo, Kecamatan Mejayan dan Kecamatan Pilangkenceng. 

Sementara narasumber yang dihadirkan diantaranya dari Rahma Bakery Bojonegoro, dengan metode pembinaan ceramah, tanya jawab dan praktek pembuatan makanan berbahan baku lokal. Sedangkan materi yang diberikan dalam pembinaan ini berupa succes story, tips dan trik mengolah bahan baku lokal menjadi olahan makanan yang bercitrarasa tinggi, praktek pembuatan makanan berbahan baku lokal serta evaluasi produk pasca praktek.

Menurut Kabid Perindustrian Disperdagkop dan UM Kabupaten Madiun, Bambang Sudjijono, S.Sos, M.Si, kegiatan ini diadakan bertujuan untuk meningkatkan usaha serta daya saing produk IKM Mamin di Kabupaten Madiun. 

“ Setelah selesai mengikuti kegiatan pelatihan nanti para peserta pengembangan aneka makanan berbahan baku lokal ini diharapkan mampu berinovasi dan berkreatifitas dalam meningkatkan dan mengembangkan usahanya baik secara kuantitas maupun kualitas, “ ucapnya.

Lebih lanjut dia katakan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan seluruh peserta benar – benar memahami dan tentunya bisa merubah SDM sehingga hasil dari pelatihan ini nanti sesuai dengan  visi – misi Bupati Madiun, yaitu aman, mandiri, sejahtera dan berakhlak.

Selain itu, peserta pelatihan ini diharapkan juga bisa menyesesuaikan dengan potensi – potensi yang ada di desanya masing – masing.  Karena, menurut Bambang bahan baku yang sudah tersedia di lingkungan para peserta tersebut bisa untuk diolah sebagai pengembangan aneka makanan berbahan baku lokal.

“ Di lingkungan kita ini masih banyak bahan baku yang belum bisa diolah atau dimanfaatkan, makanya bahan baku yang ada di lingkungan kita inilah yang kita olah dulu. Saya yakin dengan pengembangan aneka makanan berbahan baku lokal ini, jika para peserta mau kreatif dan inovatif yang penting harga terjangkau, rasanya enak, dan dengan kemasan yang baik pasti akan banyak yang mencarinya, “ pungkasnya. (jum).