JATIMPOS.CO/PONOROGO - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, Polres Ponorogo gencar memberikan sosialiasi kepada masyarakat terkait penggunaan knalpot brong yang menjadi larangan. Seperti yang dilakukan oleh Kanit Dikyasa Satlantas Polres Ponorogo Ipda Dul Hajis beserta 1 personel Aipda Hadi Priono, Jumat (28/12/2018), sebagai bentuk penyuluhan kepada masyarakat dan pemilik toko variasi.




Kanit Dikyasa Satlantas Ipda Dulhajis menjelaskan,"Kegiatan ini sesuai dengan perintah dan petunjuk operasi lilin 2017 menghadapi perayaan tahun baru 2018. Fokus bekerja sama dengan seluruh masyarakat."

Imbauan ini ditujukan kepada pemilik toko variasi yang ada di wilayah hukum Polres Ponorogo agar tidak memperjualbelikan knalpot yang tidak sesuai spektek guna menciptakan Kamseltibcar lantas yang kondusif pada perayaan Tahun Baru 2019.

Kanit Dikyasa juga menekanan bahwa kendaraan yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai spektek akan dilakukan penyitaan ranmor dan sanksi berupa tilang. Setelah terbit putusan dari pengadilan, kendaraan baru bisa diambil apabila memenuhi syarat teknis dan laik jalan yang dilanggar.

Ipda Dulhajiz mengharapkan kepada  masyarakat untuk tidak terpancing untuk menggunakan atau mengganti spek knalpot menjadi knalpot brong.

Sosialisasi menyasar Toko Variasi Gajahmada dan Budi Jaya Variasi serta toko penjual knalpot di pasar loak Ponorogo. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk wujud dari antisipasi pihak kepolisian memberi imbauan kepada bengkel dan toko0-toko variasi yang ada di wilayah hukum Polres Ponorogo. (nur)