JATIMPOS.CO/BOJONEGORO - Sekarang ini adalah puncaknya musim penghujan. Para orangtua hendaknya lebih waspada dalam mengawasi anak-anaknya saat bermain, terutama saat mereka bermain di sekitar saluran air atau pinggir sungai.




Seperti kejadian Senin (4/2/2019) sekitar pukul 16.00, bocah balita berinisial SQ (2), tewas tenggelam saat bermain di tepi sungai depan rumahnya di Desa Terate, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

Korban waktu itu bermain hujan-hujanan di depan rumahnya sendiri bersama kakak perempuannya yang berinisial SSNA. Tak lama, korban dan kakaknya melanjutkan bermain di jembatan saluran air yang menghubungkan halaman rumahnya dengan jalan tersebut.

Korban terpeleset dan tercebur ke dalam saluran air tersebut. Menurut banyak saksi, anak itu terseret arus. Mengetahui kejadian tersebut, orangtua korban bersama warga sekitar, berupaya mencari dan menolong korban.

Disebabkan arus yang deras usai hujan tersebut, membuat korban terseret arus saluran air itu hingga korban baru ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi kejadian.

"Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa lagi alias meninggal dunia," Kapolsek Sugihwaras, AKP Subarata.

Selanjutnya, anggota Polsek Sugihwaras, meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Orangtua korban, Kohar (45) dan Masitoh (42) pasrah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tak mengijinkan korban diotopsi. (met)