JATIMPOS.CO/TUBAN – Meski pemilihan kepala daerah masih enam bulan ke depan, namun aroma keruh politik yang menjadi desas-desus sudah tercium publik. Laga adu gengsi pun tampaknya akan tersaji pada Pilkada Tuban 09 Desember mendatang.

Aditya Halindra Faridzki dari Golkar dan Khozanah Hidayati yang kabarnya mencuat akan menggenggam tiket emas maju menjadi calon bupati Tuban dari PKB. Dua kader partai politik ini digadang-gadang akan menjadi kontestan yang diperhitungkan publik mengingat jejak kedua partai politik ini di Kabupaten Tuban.

Keduanya dalam sebulan terakhir menjadi perbincangan publik. Meski belum secara gamblang diungkapkan, namun sinyal dari Golkar maupun PKB siap ‘tempur’ habis-habisan memperebutkan kursi Bupati. Sebab untuk duduk di kursi wakil Bupati tampaknya kurang gagah sebagai partai yang keduanya pernah berjaya di bumi ronggolawe.

Wakil Ketua DPRD dari Golkar Sugiantoro menyampaikan sesuai arahan dari pengurus Golkar Jatim bahwa memilih saudara Lindra untuk maju menjadi calon Bupati Tuban sudah harga mati dan tidak bisa diganggu gugat. Siapapun yang menjadi kompetitornya, maka Golkar akan berusaha menyukseskan apa yang menjadi tujuan dan harapan partai.

“Mas Lindra tetap yang nomor satu,” kata Sugiantoro usai rapat paripurna, Selasa (30/06).

Golkar yang hanya memiliki 9 kursi di DPRD sudah inten menjalin komunikasi antar partai. Namun Sugiantoro masih menyembunyikan koalisi yang akan dibangun. Segudang strategi dan tak tik jitu untuk merebut kursi Bupati dari tangan PKB sudah matang dipersiapkan.

Terkait sinyal ‘ngototnya’ Golkar untuk memenangkan kursi Bupati, Sekretaris DPC PKB Miyadi mengatakan bahwa Golkar memang sudah mematenkan diri untuk sukses menjadi Bupati Tuban. Wacana antara PKB dan Golkar bergandengan tangan (koalisi) untuk menduduki kursi Bupati dan Wakil Bupati tampaknya tidak mungkin terjadi. Oleh karenanya PKB bersama tim dalam bulan Juli ini akan menggodok tiga nama yang memungkinkan untuk mendapat golden tiket. Miyadi menyebut di antaranya ada nama Khozanah Hidayati.

“Bulan ini ada tiga nama akan digodok,” ucap Miyadi.

Disinggung apakah PKB berharap ada tiga paslon atau cukup dua paslon, Miyadi menegaskan berapapun jumlah pasangan calon Bupati nanti PKB akan gagah dan optimis bahwa partainya mampu melampaui pesaingnya.

“Berapapun calonnya tetap kita berangkatkan. Kalau PKB harus Bupati, buat apa nyalon Wakil Bupati,” ucap Miyadi.

Mengutip dari JatimNet bahwa PKB memberikan sinyal akan mengusung kadernya sebagai bakal calon kepala daerah di Pilkada Tuban 2020. Nama anggota DPRD Jawa Timur Khozanah Hidayati disebut berpotensi diusung partai pimpinan Muhaimin Iskandar tersebut.

Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, Anik Maslachah mengakui, Khozanah memiliki basis massa yang kuat. Secara hitung-hitungan untuk memenangkan suara di Pilkada Tuban terbuka lebar. Menurutnya, Khozanah memiliki basis masa di kalangan Nahdliyyin. Bekal ini bisa mengantarkannya mencalonkan diri di Pilkada Tuban. Namun, Anik tidak mau terburu-buru menentukan. (min)


TERPOPULER