JATIMPOS.CO//PAMEKASAN- Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengelar pesona seribu hadrah dalam rangka memperingati maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Jum'at (30/11) malam. 

Pesona seribu hadrah yang dimeriahkan dengan seribu penabuh hadrah yang berasal dari berbagai kelompok mulai dari pelajar hingga masyarakat yang ada Kabupaten Pamekasan. 

Acara yang dihelat di area monumen Arek Lancor tersebut dihadiri Bupati Pamekasan, sejumlah perwakilan Forpimda, Pj Sekda, Asisten dan staf ahli, pimpinan OPD serta tamu undangan lainnya. 

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan kegiatan kesenian merupakan bagian yang bisa mempertemukan seluruh elemen ummat, hadrah merupakan bagian dari kesenian yang sejarahnya bisa sampai nabi Muhammad SAW. 

"Karenanya kecintaan kita kepada hadrah harus juga dibarengi dengan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, kecintaan kita pada tradisi dan nilai-nilai ajaran Islam juga harus dibarengi dengan bagaimana menciptakan etos dan semangat mendorong Pamekasan hebat, rajjeh, bejjreh dan parjugeh," katanya. 

Selain itu ia sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini dan berharap kegiatan hadrah ini terus berlanjut menjadi kegitan rutin disetiap peringatan maulid. 

Menurut Bupati, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan nantinya tidak hanya mengadakan kegiatan hadrah saja, tapi di tahun depan bisa juga menampilkan festival lainnya seperti samman untuk dihidupkan kembali sebagai bagian kesenian yang dimiliki Kabupaten Pamekasan sehingga dapat menjadi tontonan sekaligus menghibur yang selanjutnya dapat memperbaiki kehidupan masyarakat. 

"Karena di sini Gerbang Salam, tidak salah kalau tahun depan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bisa melaunching tempat wisata Syar'i di Kabupaten Pamekasan. Tidak salah kalau kemudian melaunching itu, tinggal dipilih untuk kemudian diisi beberapa kegiatan wisata yang mengedukasi semua generasi untuk kemudian menjadi lebih hebat, baik di bidang-bidang yang dimilikinya," ujarnya.(bw)