JATIMPOS.CO/KABUPATEN BLITAR - Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Drs Totok Subihandono, M.Si, mengapresiasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat yang telah menyelesaikan program pendataan tanah sistematis lengkap (PTSL) 2018. Hal itu disampaikan Sekda saat menyerahkan sertipikat secara simbolis kepada 20 warga di Kantor Kelurahan Nglegok, Kabupaten Blitar, Sabtu (1/12).




Menurut Totok, program PTSL ini sangat baik karena merupakan langkah strategis dalam mendukung proses pelayanan kepada masyarakat. Selain memiliki sertipikat tanah, tentu sangat berharga bagi warga karena sudah ada kejelasan mengenai status tanah yang dimiliki.

Sertipikasi dilaksanakan secara sistematis dengan catatan tidak ada permasalahan, dengan syarat ada 3 kategori yakni kategori bukti lengkap, kategori bukti tidak lengkap, dan kategori bukti tidak ada.

Sedangkan yang tidak bisa diikutkan dalam PTSL ada 2 jenis yaitu tanah yang berpekara di pengadilan dan tanah yang tidak jelas kepemilikannya. 

Untuk itu, Bupati Blitar mengimbau, supaya camat dan kepala desa membentuk panitia Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang terdiri dari unsur masyarakat dan peserta pengurus sertipikat PTSL. Sedangkan  perangkat desa tidak boleh terlibat dalam pokmas.


Sementara itu Lurah Nglegok Affandi, menengaskan dari total 3.549 bidang tanah, yang siap dibagikan sekitar 549 ribu sertipikat. Jadi, sisanya akan dibagikan di pendopo rumah dinas Bupati Blitar.  

Disebutkan pula pembagian sertifikat gratis di Kelurahan Nglegok merupakan tertinngi di tingkat kelurahan se-Kabupaten Blitar.

Dalam acara ini sengaja seluruh warga diundang untuk menyakinkan bahwa tidak ada pungutan terhadap para penerima sertipikat. "Ini untuk memastikan tranparasi atau keterbukaan," ujar lurah yang merakyat ini.


Kepala Tata Usaha BPN Kabupaten Blitar, Fajar menjelaskan, bahwa ini merupakan program PTSL 2018 yang dilaksanakan di Kecamatan Nglegok, khususnya di Kelurahan Nglegok.

Untuk diketahui, pada Tahun 2017, target PTSL di Kabupaten Blitar telah selesai dan diserahkan sekitar 21.500 sertifikat. Penyerahan secara simbolis oleh Bupati Blitar Drs H Rijanto, MM. Sedangkan pada Tahun 2018 target sertifikat 48.000 bidang tanah di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Nglegok dan Kecamatan Gandusari yang terdiri dari 14 Desa sebagai lokasi PTSL.

H Iskak, salah seorang warga Desa Krenceng Kelurahan Nglegok mengungkapkan, terima kasihnya kepada pemerintah, baik BPN maupun lurah dirinya terbantu dengan program PTSL ini. "Biayanya murah juga prosesnya cepat," ujar H Iskak, warga RT 03 RW 01.

Dalam acara penyerahan sertifikat gratis itu dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit dengan lakon "Dewa Ruci" bersama dalang Ki suhendra dan bintang tamu Jo Klutuk Jo Klitik.
 
Hadir dalam acara itu, selain OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Blitar, camat, dan sejumlah kepala desa camat dan tamu undangan lainnya. (sk)