JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka pembahasan Rancangan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Kota Madiun Tahun 2020 di Aula Wisma Haji Kota Madiun, Senin (11/3/2019).



Dalam penyusunan Renja Tahun 2020 itu, Pemkot Madiun sebelumnya telah melaksanakannya secara terbuka dan sistematis. Yakni, dengan melibatkan masyarakat dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga kecamatan. Kemudian, menjadi musrenbang kota dan OPD.

Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto mengatakan, seluruh program dan pembangunan yang disusun oleh Pemkot Madiun maupun DPRD Kota Madiun memiliki tujuan yang sama. Yakni, bermuara pada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Khususnya, warga Kota Madiun.

“Kami berharap, seluruh stakeholder dan komponen masyarakat di sini bisa selalu meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan Renja ini. Lakukan semaksimal mungkin. Kita satu langkah, satu derap untuk menciptakan Madiun yang lebih baik lagi,“  ucapnya.

Menurut dia, keberadaannya di dalam rapat Renja tersebut hanya sebagai fasilitator, bukan sebagai inisiator. Karena, masa kepemimpinan Baris Jilid II akan segera berakhir April mendatang. Kemudian, digantikan oleh Walikota dan Wakil Walikota Madiun Terpilih masa jabatan 2019-2024. Yakni, Maidi dan Inda Raya Ayu Miko Saputri.

Lebih lanjut dia katakan,  dalam hal ini Pemkot Madiun terus menggodok Renja Tahun 2020. Ia pun mengimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus meningkatkan kinerja. Sehingga, mendapatkan hasil yang maksimal.

“Saya minta kepada OPD, jangan lihat ini di eranya siapa. Tapi, penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) harus optimal. Semua harus sesuai dengan visi misi yang dibangun Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih,“ pungkasnya. (Kominfo/jum)