JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN - Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Madiun melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  Kota Madiun Tahun 2020 di Gedung Diklat, Jl.  Duku No.  1 Kota Madiun, Senin (18/3/2019).



Wali Kota Madiun terpilih, Maidi dalam pemaparannya menjelaskan, terdapat lima prioritas pembangunan Kota Madiun di tahun 2020 mendatang. Dengan total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 1,1 Triliun untuk 208 program dan 818 kegiatan.

Kelima prioritas itu diantaranya, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia. Dalam prioritas pertama ini terdapat 12 program dan 229 kegiatan yang direncanakan membutuhkan anggaran sebanyak Rp 346 miliar.

Prioritas kedua, yakni peningkatan kualitas lingkungan permukiman dan infrastruktur hijau. Dalam prioritas ini terdapat 14 program dan 81 kegiatan yang direncanakan membutuhkan anggaran sebanyak Rp 467 miliar.

Kemudian prioritas ketiga, yakni pengembangan potensi ekonomi daerah dengan 23 program dan 79 kegiatan, yang direncanakan membutuhkan anggaran Rp 41 miliar. Prioritas ke empat, yakni peningkatan tata kelola pemerintahan dengan  40 program dan 206 kegiatan yang direncanakan membutuhkan anggaran Rp. 128 miliar.

Sedangkan prioritas ke lima, yakni peningkatan ketentraman dan ketertiban masyarakat dengan 12 program dan 37 kegiatan yang direncanakan membutuhkan anggaran sebesar Rp. 25 miliar.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto mengatakan, dalam Musrenbang RKPD Tahun 2020 yang mengambil tema penguatan kapasitas pemberdayaan masyarakat untuk percepatan pembangunan yang berkelanjutan tersebut telah dilaksanakan secara partisipatif malalui beberapa tahapan kegiatan.

Musyawarah perumusan usulan pun dilaksanakan mulai tingkat RT dan RW. Kemudian Musrenbang mulai tingkat Kelurahan, Musrenbang tingkat Kecamatan, Musrenbang Forum Perangkat Daerah hingga  Musrenbang RKPD Kota Madiun Tahun 2020.

“Musrenbang ini penting karena terkait dengan program lima tahunan. Apalagi ini masa transisi, Sehingga saya ingin pelaksanaan ini berjalan lurus dan tentu saja tetap mengedepankan keterlibatan masyarakat, “ ungkapnya.

Namun dalam pelaksanaannya kedepan, menurutnya lima prioritas pembangunan Kota Madiun di tahun 2020 mendatang bakal dilaksanakan oleh kepemimpinan Maidi-Inda Raya Ayu Miko Saputri (MaDa). Karena, Sugeng Rismiyanto tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota Madiun.

“Saya berharap Musrenbang RKPD ini nanti segera selesai. Apalagi Kota Madiun ini luar biasa. Seperti apa yang disampaikan oleh Provinsi Jawa Timur tadi secara umum berada di atas Provinsi dan diatas Nasional,“ pungkasnya. (Adv/jum)