JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Madiun kembali menggelar Lomba Inovasi dan Teknologi (Inotek) Tahun 2019.



Lomba Inotek yang digelar untuk ketiga kalinya di Kabupaten Madiun ini memiliki beberapa kategori lomba. Yakni di bidang Agribisnis, Energi, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Kesehatan serta Lingkungan Hidup.

Peserta juga dapat mendaftar tanpa dipungut biaya. Lomba ini terbuka untuk umum, 1 tim maksimal 2 orang. Sedangkan inovasi dan teknologi tersebut bisa berupa alat, system, software, prototype, produk dan atau inovasi lainnya. Untuk info Inotek 2019 peserta dapat mengunduh pedoman lomba di website : www.sida.bappeda.madiunkab.go.id

Sementara bagi para pemenang nantinya bakal mendapatkan hadiah dan penghargaan untuk masing – masing bidang lomba. Diantaranya, juara I mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 5 juta, juara II sebesar Rp. 3,5 juta dan juara III sebesar Rp. 2 juta.

Terkait hal tersebut Bappeda Kabupaten Madiun pun telah menggelar sosialisasi Lomba Inotek Tahun 2019 di ruang rapat utama Bappeda Kabupaten Madiun, Kamis (9/5/2019). Sosialisasi tersebut dihadiri dari perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Madiun.

Sekretaris Bappeda Kabupaten Madiun, Panca Dyah Pentakaryati mengatakan, maksud diadakan lomba Inotek ini adalah untuk memberikan pengakuan atau penghargaan terhadap upaya yang telah dilakukan oleh masyarakat dalam memajukan penelitian, pengembangan dan penerapan IPTEK serta ditemukannya inovasi dan teknologi di wilayah Kabupaten Madiun.

“Selain itu, lomba Inotek ini juga untuk mempersiapkan kandidat inovator unggulan Kabupaten Madiun untuk diikutsertakan dalam ajang Penghargaan Inovasi Teknologi Award tingkat Jawa Timur yang diadakan setiap tahun,“ jelasnya.

Lebih lanjut dia katakan,  kegiatan Inotek ini bertujuan untuk mengapresiasi dan memotivasi masyarakat untuk meningkatkan perhatian pada pentingnya keunggulan inovasi dan teknologi serta kreatifitas manusia, pembangunan dan pendayagunaan IPTEK dalam kegiatan ekonomi dan daya saing sekaligus sebagai pengakuan terhadap prestasi masyarakat yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Semoga lomba Inotek Tahun 2019 ini dapat melahirkan inovator – inovator yang menciptakan suatu produk inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan daya saing daerah,“ ungkapnya. (jum)