JATIMPOS.CO/TUBAN – Tidak ada praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019. Prosesnya dilakukan secara jujur dan transparan.

“Saya ingatkan, agar peserta tes dan masyarakat umum tidak percaya perihal isu pemungutan agar bisa lulus tes,” Tepis Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein kala menyinggung belanja pegawai di lingkungan aparatur sipil negara (ASN), baru-baru ini.

Dia menambahkan bila ada opini tersebut hanyalah isapan jempol yang tidak memiliki sumber akurat. Sebab proses seleksi CPNS dilakukan dengan penilaian prestasi SDM.

Untuk itu, kata dia, menjelang pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS 2019 di Kabupaten Tuban, Panitia Seleksi Daerah (Panselda) tengah menyiapkan sarana prasarana pelaksanaan tes. SKB akan digelar di Pendapa Krido Manunggal Tuban mulai tanggal 20 hingga 23 September 2020. Tentunya menerapkan disiplin protokol kesehatan.

Politisi PKB meminta peserta mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Persiapan tersebut mencakup kesiapan mental dan fisik. Peserta CPNS formasi 2019 yang lolos diharapkan menjadi ASN yang memiliki kompetensi unggul, berdedikasi tinggi untuk melayani masyarakat.

Tidak lupa disampaikan, mantan Ketua Tanfidliyah PCNU Tuban itu meminta pelaksanaan tes SKB pada masa pandemi Covid-19  agar peserta menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh. Peserta diharapkan mematuhi prokotol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Peserta diwajibkan memakai masker, faceshield, sarung tangan latex dan membawa hasil rapid test," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Tuban, Danang Setyanawan Febrianto menjelaskan secara teknis persiapan pelaksanaan telah matang. Tes akan diikuti sebanyak 854 orang untuk 349 formasi CPNS. Ujian dibagi menjadi tiga sesi setiap harinya, dengan masing-masing sesi terdiri 75 orang.

"Petugas juga akan memastikan tidak ada kerumuman," ujar Danang.

Terkait kendala unggah hasil rapid test, lanjut Danang, BKPSDM Tuban berupaya memperbaiki kendala teknis tersebut. Bagi peserta yang belum bisa unggah di laman website, dapat mengirimkan hasil rapid test ke email Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. sampai tanggal 18 September. Selanjutnya hasil rapid test tetap dibawa saat mengikuti tes SKB. (min)


TERPOPULER