JATIMPOS.CO//MERAUKE- Warga Kabupaten Merauke, Papua, terlihat sangat antusias dengan adanya acara berbagi kasih yang digelar oleh Satgas Pamtas Yonmek 521/DY bersama pemuda gereja-gereja yang ada di kota Merauke.

Mayoritas warga yang rata-rata beragama Kristen, menjadi momentum bagi Satgas untuk terus memumpuk Kemanunggalan antara TNI dan Rakyat yang selama ini sudah terjalin dengan baik di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini itu.

Pada kesempatan ini, dalam menyambut datangnya hari Natal tahun 2018, Satgas mengajak seluruh pihak Gereja yang berada di Kabupaten tersebut, untuk ikut berpartisipasi menyemarakkan acara berbagi kasih, yang diselingi dengan adanya pembagian beberapa hadiah untuk masyarakat.

“Semua tokoh masyarakat, termasuk pihak Gereja di Kabupaten Merauke, kita libatkan untuk ikut berperan dalam acara ini,” ujar Dansatgas Pamtas Yonmek 521/DY, Letkol Inf Andi A Wibowo, S. Sos .M. I.Pol, di sela-sela berlangsungnya acara tersebut. Jumat, 7 Desember 2018.

Sementara itu, Jimmy Lamarubun (56), mengakui jika dirinya sangat mendukung adanya kegiatan yang digelar oleh Satgas Yonmek 521/DY. Bagaimana tidak, menurut Jimmy, acara tersebut seakan membawa kegembiraan dan berkat bagi masyarakat Merauke, tempat ia tinggal.

“Terima kasih banyak, kehadiran bapak-bapak TNI di tempat kami, bisa memberikan kebahagiaan tersendiri bagi warga,” ungkapnya (pen)

 

JATIMPOS.CO//SURABAYA- Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kembali digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jatim. UKW kali ini merupakan angkatan ke-25 yang digelar PWI Jatim dan terlaksana hasil kerjasama antara PWI Jatim dengan Bank Mayapada.

UKW yang mengusung tema 'Menuju wartawan yang profesional dan kompeten' ini, diikuti sebanyak 44 peserta dan akan berlangsung selama dua hari, Sabtu (24/11/2018) dan Minggu (25/11/2018), di kantor PWI Jatim, Jalan Taman Apsari Surabaya.

Ketua PWI Jatim, Akhmad Munir mengatakan, UKW angkatan ke-25 yang digelar PWI Jatim ini terselenggara berkat kerjasama dengan Bank Mayapada. Sekaligus menjadi UKW yang kelima kalinya hasil kerjasama dengan salah satu bank swasta tersebut.

"Sebelumnya kerjasama antara PWI Jatim dan Bank Mayapada juga telah sukses menggelar UKW angkatan ke-19, 21, 23, dan angkatan ke-24," ujarnya, Sabtu (24/11/2018).

Menurut Munir, kegiatan UKW yang terus menerus digelar oleh PWI Jatim merupakan wujud nyata dari komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk meningkatkan kompetensi, profesionalitas, kapasitas, dan moralitas wartawan di Jatim.

Hal itu dinilai sangat penting, ketika tugas dan tantangan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik semakin berat. Ditengah perkembangan teknologi, bombardir informasi terutama informasi hoaks lewat sosial di era keterbukaan saat ini.

"Nah, agar wartawan bisa selalu dan terus menjaga marwah profesi yang luhur dan mulia, kompetensi, profesionalitas, kapasitas, dan moralitas mutlak diperlukan," tegas Munir.

Dengan begitu, media massa dan wartawan tetap menjadi pilar keempat demokrasi dan kontrol sosial di masyarakat yang sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman yang sangat dinamis.

Untuk itu, pihaknya, kata Munir berharap, 44 orang wartawan yang mengikuti UKW PWI Jatim angkatan ke-25 bisa dinyatakan kompeten semua. Baik untuk peserta kelas utama (11 orang), kelas madya (6 orang), maupun kelas muda (27 orang).

"Biasanya selalu saja ada peserta yang dinyatakan tidak kompeten. Semoga UKW ke-25 ini berjalan lancar dan sukses sampai besok," tegas Munir. Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Hendro Basuki mengapresiasi pelaksanaan UKW angkatan ke-25 yang digelar PWI Jatim. 

Ini menjadikan Provinsi Jatim sebagai pionir di Indonesia yang paling sering menggelar UKW sejak tahun 2011 lalu. "Jangan ada yang bisa menandingi," tegasnya.

Untuk itu, atas nama PWI Pusat, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PWI Jatim yang selalu konsisten menggelar UKW. "Dan konsistensi ini harus terus dijaga dan dipertahankan," imbuhnya.

Hal itu sangat penting, karena UKW, kata Hendro Basuki, secara moral dan etik merupakan bagian dari peningkatan kapasitas, kapabilitas, wawasan masing-masing individu dari wartawan. Agar profesi wartawan tidak kehilangan nilai.

 

JATIMPOS.CO//KUBU RAYA-Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha, berhasil membebaskan 25 orang WNI yang di tangkap oleh Tentara Diraja Malaysia Kemp Tebedu. Hal ini di sampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., di kantor Penerangan Kodam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Sungai Raya, Kubu Raya. Senin, 19 Nopember 2018.  

Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., mengatakan bahwa berdasarkan laporan dari Komandan Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Letnan Kolonel Inf Jadi, S.I.P., bermula dari adanya laporan dari masyarakat bahwa ada aktifitas warga yang sedang memasukkan barang Ilegal ke wilayah Indonesia melalui jalur kiri Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

 “Hal tersebut ditindaklanjuti oleh Satgas Pamtas dengan melaksanakan pengecekan di sektor kiri dan kanan PLBN,” ujar Kapendam.

Kapendam XII/Tpr lebih lanjut menjelaskan, pada tgl 19 Nopember 2018 sekitar pukul 11.40 WIB, saat anggota  melaksanakan pengecekan di sektor kiri terdengar suara keributan di dekat patok batas D-126, setelah didekati ke sumber suara didapatkan 1 Tim TDM (8 orang) sedang mengamankan WNI yang membawa barang Ilegal.

"Warga diamankan karena kedapatan membawa barang ilegal dari wilayah Malaysia," terang Kapendam XII/Tpr.

Lebih jauh jelasnya, pihak TDM bersikeras untuk membawa puluhan WNI tersebut untuk diproses lebih lanjut ke Polis Diraja Malaysia dan Bea Cukai Malaysia. Hal ini ditindaklanjuti oleh Pasiintel Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Kapten Inf Royhan, dengan berkoordinasi dengan pihak TDM Officer Commander Kem Tebedu Mejer Faiz. 

Upaya negosiasi yang dilakukan Satgas Pamtas dengan pihak TDM berhasil dan disepakati  bahwa 25 orang WNI yang telah diamankan pihak TDM di serahkan kepada pihak Satgas Pamtas Yonif 511/DY, sedangkan barang – barang Illegal di amankan oleh pihak TDM sebagai barang bukti, tambah Kapendam 

“Tadi siang, 25 WNI tersebut telah di bawa ke PLBN Entikong, guna di berikan penjelasan dan peringatan untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya,” pungkas Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos. (pendam V)

 

JATIMPOS.CO/TUBAN – Pesta Rakyat Gelar Budaya dan Kuliner Tuban bareng Pertamina semarak digelar di Alun-alun Tuban pada 16 – 17 November 2018. Acara ini rangkaian Hari Jadi Tuban ke 725 tahun.

Yayasan Sedulur Pena yang mengelola kegiatan ini bekerjasama dengan Pemkab Tuban. Sedikitnya ada 100 Pedagang Kaki Lima (PKL) binaan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Pedagangan (Diskoperindag) Tuban ikut memeriahkan acara.

Ketua Panitia Sri Wiyono menyampaikan pesta rakyat kali ini didesain lebih istimewa dibanding sebelumnya. Ada 8000 kupon dibagikan kepada pengunjung secara gratis untuk ditukarkan makanan dan snack di stand PKL. Pengunjung bisa menikmati aneka jajanan dan kuliner  sambil menimmati hiburan yang disuguhkan.

“Ada pula stand batik asli Tuban yang ikut meramaikan kegiatan Pesta Rakyat. Juga, aneka hiburan dari masyarakat yang ditampilkan, lokasi foto selfie dan masih banyak lagi,” tambah Ono panggilan akrab yang juga Wartawan senior Tuban.

Unit Manager Communications & CSR Pertamina MOR V Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (JatimBaliNus) Rustam Aji mengatakan Pertamina sepenuhnya akan mendukung program Pemkab Tuban untuk menggelar Pesta Rakyat di Hari Jadi Tuban tahun 2018. Tentunya akan tetap selalu bersinergi guna Tuban yang semakin baik.

"Tentu ini bentuk kepedulian Pertamina di wilayah operasi, termasuk di Kabupaten Tuban," terangnya.

Acara selama dua hari ini diharapkan dapat diterima di hati masyarakat Tuban sebab tidak menutup kemungkinan di tahun mendatang akan lebih semarak. Tentunya berkat kerjasama dengan Pemkab Tuban sehingga acara ini bisa terselenggara.

"Mewakili seluruh jajaran Direksi Pertamina kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Tuban. Pertamina akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Dukungan semua pihak atas keberadaan Pertamina sangat membanggakan Indonesia," pungkasnya. [Min]

 

JATIMPOS.CO/SURABAYA - Karya desain grafis Jawa Pos, Raga Nopsa, berupa Elang Jawa,  ditetapkan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Jawa Timur setelah memenangi lomba karya maskot HPN 2019 yang digelar PWI Jatim.