JATIMPOS.CO/PONOROGO - Pagelaran Pentas Reyog Perdana 2019 di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, langsung memukau para wisatawan yang mengunjungi di lokasi rekreasi andalan bumi reyog, Minggu (03/2/2019).




Grup reyog putri pertama di Ponorogo, Sardulo Nareshwari tersebut menjadi pembuka penampilan tari tradisi khas Ponorogo tahun ini.

“Tahun 2019 ini adalah tahun kunjungan wisata. Karena itu akan ada banyak agenda yang kita gelar untuk menarik hadirnya wisatawan lokal maupun dari luar daerah. Salah satunya pentas reyog di sini (kawasan Telaga Ngebel),” ungkap Lilik.

Munculnya grup reyog putri dari Sawoo langsung menyedot perhatian para pengunjung Telaga Ngebel. Mereka yang semula duduk-duduk menikmati semilir angin di tepi telaga segera beranjak menuju lapangan. Ratusan pasang mata seolah tidak beranjak saat para jathil, ganongan, warok dan pembarong yang hampir seluruhnya kaum hawa menyajikan kebolehannya.

Beberapa pengunjung dari luar kota mengaku takjub dengan kemampuan pembarong putri yang mampu mengangkat dhadhak merak yang bobotnya lebih dari 30 kg. Bukan hanya mampu menahan beban dengan gigi, tapi juga menari dan beratraksi seperti layaknya para pembarong lelaki. Beberapa kali terlihat berguling dan mengibas-ngibaskan dhadhak meraknya.

Suyatno, pengunjung asal Magetan, yang kebetulan bersama keluarga sedang liburan, mengaku acung jempol terhadap para pembarong dan ganongan putri. Sebab mereka tidak kalah dengan penari - penari putra yang juga trengginas dan kadang jenakan.

“Wah, sangat luar biasa. Benar-benar membuat penasaran. Tadi saya sempat penasaran, masak ya perempuan beneran. ....eech, ternyata benar perempuan,” ujarnya.

Untuk Tahun Kunjungan Wisata Ponorogo 2019, Pemkab setempat telah menyiapkan lebih dari 80 agenda kegiatan seni dan budaya agar bisa dinikmati oleh wisatawan yang hadir di Ponorogo. (nur)