JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN – Pemerintah Kota Madiun merespon cepat terkait wacana Pemerintah Pusat yang akan menerapkan new normal, terutama di bidang pendidikan.

Sebagai persiapan awal jika kebijakan Pemerintah Pusat tersebut diterapkan, terutama pada kegiatan belajar-mengajar di sekolah kembali dilaksanakan, Wali Kota Madiun beserta jajarannya langsung menggelar rapat koordinasi di GCIO Kota Madiun, Rabu (27/5/2020).

Menurut Wali Kota Madiun, H. Maidi, berdasarkan kajian awal Kemenko Perekonomian, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dijadwalkan kembali 15 Juni mendatang, bersamaan dengan tahun ajaran baru 2020/2021. Sedangkan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diperkirakan sekitar Juli 2020.

‘’ Kalau masuk tanggal 15, siswa hanya masuk empat hari karena tanggal 19 ada kenaikan tingkat dan libur lagi setelahnya. Waktu yang hanya empat hari ini percuma, toh tidak ada pelajaran. Atas pertimbangan itu kalau ini memang dijalankan, mungkin setelah PPDB nanti,’’ jelasnya.

Wali Kota Madiun juga menginstruksikan untuk segera menyiapkan kebutuhan KBM dengan metode new normal tersebut. Terutama terkait protokol kesehatan di sekolah.

Wali Kota Madiun pun berencana melakukan rapid test kepada tenaga pendidik hingga karyawan sekolah terlebih dahulu. Ini penting karena mereka akan bersentuhan langsung dengan banyak siswa.

‘’ Tenaga pendidik, baik guru dan kepala sekolah sampai satpam dan kebersihan harus dilakukan rapid test dulu. Yang reaktif kita karantina dulu. Guru yang dari luar kota apalagi dari zona merah akan kita beri tempat tinggal sementara di sini. Biar tidak keluar masuk zona merah,’’ tegasnya.

Selain rapid test, protokol kesehatan Covid-19 juga wajib dilaksanakan. Yakni, pemakaian masker, tempat cuci tangan pakai sabun, hand sanitizer, dan jaga jarak.

Selain itu, jam pelajaran juga akan dikurangi, serta kantin sekolah diminta untuk tidak buka dulu. Sehingga anak-anak diminta bawa bekal dari rumah. Hal ini untuk menghindari kerumunan. Pelajar baiknya juga dilakukan antar-jemput agar segera pulang usai KBM.

‘’ Skema-skema ini terus kita matangkan. Saya tidak ingin sekedar masuk. Tetapi harus benar-benar harus disiapkan dan dimatangkan,’’ pungkasnya. (jum).


TERPOPULER