JATIMPOS.CO/KOTA MADIUN - Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di Kota Madiun akan dimulai akhir Juni 2020.

Ada sejumlah jalur penerimaan PPDB yang akan diberlakukan. Yang pertama jalur prestasi, menggunakan sertifikat atau piagam penghargaan dengan bobot 30 persen dari rata-rata nilai semester akhir.

Kemudian, ada jalur prestasi nilai rapor. Dan terakhir, jalur zonasi yaitu jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah tujuan.

" Permulaan tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020. Peserta didik baru akan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah tanggal 13-15 Juli 2020," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Heri Wasana, Kamis (4/6/2020).

Menurutnya, tahapan PPDB tahun ajaran 2020/2021 dimulai dengan pengambilan pin pendaftar TK, SD dan SMP pada tanggal 23 hingga 27 Juni 2020. Kemudian, dilanjutkan dengan pendaftaran secara online di semua jalur pada 29 Juni hingga 3 Juli 2020.

" Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan pendaftar. Oleh sebab itulah diberlakukan pendaftaran online dengan pengumpulan berkas pendaftaran akan diatur menggunakan box file, " ungkapnya.

Sementara erkait pengumuman dilakukan pada 7 Juli 2020 secara online dan diumumkan di sekolah penerima.

Selain itu, Heri memastikan, pada PPDB kali ini lulusan sekolah dasar di Kota Madiun dapat tertampung ke jenjang SMP.

" Jumlah lulusan SD tahun ajaran 2019/2020 diketahui sebanyak 2.332, sedangkan total pagu siswa di 14 SMP negeri adalah 2.910 siswa, " terangnya.

Untuk diketahui, bagi masyarakat Kota Madiun yang ingin mendapatkan informasi seputar penerimaan peserta didik baru, dapat mengakses informasi secara mandiri di website http://ppdb.madiunkota.go.id. (jum).


TERPOPULER