JATIMPOS.CO/PAMEKASAN - Empat sekolah atau lembaga pendidikan di bawah naungan Kementrian Agama (Kemenag) Pamekasan, diizinkan membuka kegiatan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dengan tetap mengedepankan prokes (protokol kesehatan).


Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Pamekasan, Rosul, menegaskan jika kegiatan PTM di 4 sekolah itu sebatas uji coba terbatas pada masa pandemi Covid-19 ini. "Dari sekian banyak sekolah atau lembaga pendidikan dibawah naungan kementrian kami, hanya empat lembaga pendidikan yang direkomendasi menggelar pembelajaran tatap muka," ujar Rosul, Rabu (16/9/2020).

Rosul menegaskan pelaksanaan PTM wajib terapkan prokes (protokol kesehatan), seperti mengenakan masker, cuci tangan pakai sabun dan semprotkan cairan hand sanitazier serta tetap menjaga jarak dan tidak berkerumun. Perlakukan prokes untuk memutus penyebaran virus Covid-19.

Selain itu, kata Rosul, kegiatan PTM dilaksanakan bergantian antara kelompok siswa satu dengan yang lain. Pasalnya, saru kelas hanya direkomendasi terisi separuh (50 persen) jumlah siswa kelas. "Pola pembelajaran merupakan kewenangan masing-masing sekolah. Soalnya pihak sekolah yang paling mengetahui kondisi lembaganya," tandas Rosul.

Menurut Rosul, keempat sekolah yang membuka kegiatan PTM terdiri atas 2 sekolah Madrasah Alyah Negeri (MAN) dan 2 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs). "Untuk sekolah setingkat sekolah dasar, yakni Madrasah Ibtidaiyah belum dikeluarkan rekom atau izin membuka PTM," tandas Rosul. (did)


TERPOPULER