JATIMPOS.CO/KABUPATEN MADIUN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Muhadjir Effendy mengunjungi beberapa sekolah terdampak banjir di wilayah Kabupaten Madiun, Senin (11/3/2019).

Sekolah yang dikunjungi itu diantaranya, SMP Negeri 1 Balerejo, TK/SDN Glonggong, TK/SDN Jerukgulung 01, TK/SDN Warurejo, TK/SDN Babadan Lor 01, SDN Purworejo dan SMK PGRI Mejayan. Selain melihat kondisi sekolah pasca diterjang banjir pada 6 Maret lalu, Mendikbud RI juga mengecek fasilitas sekolah yang tersedia.

“ Ini kebetulan saja sambil meninjau lokasi sekolah terdampak banjir saya melihat fasilitas sekolah yang tersedia dan menurut saya, ini masih termasuk sekolah yang harus dibenahi untuk fasilitas belajarnya, “ kata Muhadjir Effendy.

Dia meminta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun untuk segera melakukan perbaikan dan pembenahan sarana penunjang belajar untuk sekolah di Kabupaten Madiun. Dia pun berjanji juga akan mendorong percepatan perbaikan fasilitas penunjang pembelajaran melalui anggaran dari pusat.

“ Untuk seluruh sekolah di Madiun dibenahi semua. Dari pusat juga akan saya sisihkan bantuan langsung untuk meningkatkan daya dorong anggaran yang ada di daerah, “ ungkapnya.

Muhadjir Effendy juga mengatakan, tentang pentingnya menanamkan kesadaran untuk menjaga lingkungan, termasuk menjaga kebersihan sungai. “ Minimal sebulan sekali, secara periodik siswa dikerahkan untuk melakukan gerakan kebersihan di lingkungan masing – masing, “ ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami mengatakan, penyebab banjir di Kabupaten Madiun karena kurangnya kesadaran manusia dalam menjaga lingkungan. Diantaranya perilaku membuang sampah sembarangan.

“Penyebab banjir sebenarnya kita sendiri, karena ketidaksiplinan, permasalahan sampah, permasalahan rasa memiliki terhadap aset kabupaten maupun aset nasional masih kurang. Jadi ketika tidak ada rasa memiliki, ketika ada tanggul bocor sedikit dibiarkan, akhirnya jebol, “ kata Bupati Madiun saat mendampingi Mendikbud RI dalam peninjauan sekolah terdampak banjir di Kabupaten Madiun.(jum).