JATIMPOS.CO//SURABAYA - Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya menggadakan rapat koordinasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya. Tujuan Rakor adalah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang retribusi sewa Gelora Bung Tomo (GBT) yang diusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.


Diberitakan sebelumnya, dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) retribusi yang diusulkan Pemkot Surabaya, dibanderol Rp 444,6 juta per hari atau 24 jam. Sedangkan sewa untuk per jam Rp 22 juta. Pemkot Surabaya akan memberikan pengecualian untuk tim dari Surabayayakni Persebaya, pastinya akan diberlakukan tarif khusus. Demikan juga untuk kegiatan lain yang bersifat sosial, seperti laga amal.

Retribusi sewa stadion GBT dalam raperda yang baru nantinya akan dihitung per hari. Sementara selama ini tarif sewa yang dibebankan kepadaPersebaya dihitung setiap laga. Jika diasumsikan dalam setiap laga pertandingan, dibutuhkan 45 menit kali 2 adalah 2 jam. “Jadi kalau dihitung dalam setiap laga (sesuai raperda) hanya Rp 44 juta,” kata Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi saat ditemui di ruangannya, Senin (8/7/2019).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya M. Afghani Wardhana menyampaikan bahwa usulan sebuah raperda tidaklah tiba-tiba memunculkan nilai nominal. Semua itu sudah melalui proses kajian-kajian yang dilakukan oleh tim appraisal. Bahkan, sebelumnya tim appraisal juga melakukan survey ke beberapa stadion lain.

“Tim appraisal tersebut merupakan tim independen di luar pihak Dispora dan raperda retribusi itu muncul angkanya sudah melalui sebuah kajian oleh tim appraisal,” kata Afghani. Menurut Afgani, angka Rp 444,6 juta yang telah diusulkan oleh tim appraisal dalam raperda itu lebih murah dari tarif sewa stadion lain luar Surabaya yang punya kapasitas sama.

Afgani memastikan jika raperda ini sudah disahkan, nantinya akan ditindaklanjuti dengan Perwali. Hal ini sesuai dengan UU No 28 tentang pajak dan retribusi daerah yang menyebutkan bahwa Kepala Daerah dimungkinkan mengeluarkan kebijakan yang bersifat meringankan tarif dan sebagainya. Sehingga harapan Persebaya untuk mendapatkan tarif khusus yang meringankan saat berlaga di stadion GBT dipastikan tercapai.(fred)


TERPOPULER