JATIMPOS.CO/SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan kota Surabaya dan Harian Surya menggelar acara bertajuk Pesta Anak Suroboyo berani. Bertempat di Gedung Merah Putih, Balai Pemuda Kota Surabaya, Sabtu (30/7) acara tersebut digelar sebagai perayaan Hari Anak Internasional.


Nanis Chairani, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan KB Kota Surabaya dalam laporannya mengatakan, perayaan hari anak dimulai sejak Mei dengan mengajak anak-anak Surabaya yang berbakat.

Dua anak Surabaya terpilih mewakili Surabaya di Forum Anak Nasional. Sebelumnya, Bapemas dan KB kota Surabaya telah menggelar lomba Surabaya Mencari Bakat kemudian tampil pada hari ini.

"Tahun ini perayaan Hari Anak digelar selama dua hari dan diharapkan anak-anak mengikuti acara tersebut," ujar Nanis sebagaimana dilansir Dinkominfo Kota Surabaya. Dalam perhelatan tersebut, Nanis mengatakan digelar juga talkshow untuk orangtua.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian lembar parenting yang disebarkan secara gratis untuk mengetahui potensi anak. Bersama Badan Arsip dan Perpustakaan, Bapemas dan KB kota Surabaya membentuk pojok dyslexia.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis hadiah kepada para pemenang Surabaya Mencari Bakat. Sertifikat dan trophy diserahkan langsung oleh walikota Surabaya kepada para pemenang. Sebelum sambutan, walikota bernyanyi bersama dengan anak-anak paud yang mengikuti lomba mewarnai.

Sementara itu, Tri Rismaharini, walikota Surabaya dalam sambutannya menuturkan, anak-anak nanti lah yang akan meneruskan yang kita lakukan. Tidak ada gunanya jika kita memberikan yang terbaik untuk anak-anak jika mereka tidak melanjutkan yang kita lakukan. Ke depan anak-anak akan bersaing dengan anak-anak dari luar negeri.

Walikota berpesan agar para guru dan orangtua mempersiapkan anak-anak untuk bersaing. Setiap ada masalah anak, insya Allah walikota ada di antara mereka. Sehingga tau persis permasalahan yang dihadapi anak-anak.

Ia berpesan kepada bunda paud, anak-anak usia paud adalah usia emas yang mempengaruhi mereka saat dewasa. Walikota menghimbau agar tidak memaksa anak-anak PAUD untuk bisa membaca. Negara yang berhasil adalah negara dengan sumber daya manusia yang kreatif. (kom)