JATIMPOS.CO/SURABAYA - Banser Surabaya menyatakan lima ribu anggota Banser Surabaya siap mengamankan Kota Pahlawan Surabaya dari segala bentuk macam teror.


Sikap itu disampaikan Ketua GP Ansor Surabaya, HM. Farioz Acid, S.Ip.M.Ap menyusul terjadinya teror penembakan mobil pribadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Pemkot Surabaya, Ir Eri Cahyadi yang juga menjabat Dewan Pembina GP Ansor Kota Surabaya, Rabu sore (15/3).

Selain menyatakan siap Banser Surabaya juga mendesak pihak Polrestabes Surabaya untuk menindak tegas pelaku teror serta melakukan penyelidikan dan menindak siapa saja yang menjadi dalang dibalik teror terdebut.

Bila tidak Banser Surabaya akan melakukan langkah-langkah yang sesuai dengan cara GP Ansor sendiri.

Pernyataan terdebut disampaikan oleh Gus Acid, panggilan Farioz Acid kepada para awak media di Humas Pemkot Surabaya, Kamis kemarin.

Usai menyampaikan pernyataan, Gus Acid menyerahkan duration pernyataan sikap kepada Pemkot Surabaya melalui Kabag humas M. Fikser.

Sementara itu Eri Cahyadi menyatakan, terima kasih atas dukungan dan pembelaan Banser Surabaya terhadapĀ  dirinya. "Saya sangat terharu atas sikap Banser Surabaya," ujar EriCahyadi. (tot)