JATIMPOS.CO/SURABAYA - Ribuan warga kota Surabaya menyambut kedatangan piagam penghargaan Lee Kuan Yew Special Mention di Taman Surya Surabaya, Selasa pagi (10/7/2018).


 

Tepat pukul 08.00 Wib dengan mengendarai Jeep terbuka Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tersenyum ceria membawa piagam tersebut. Tampak pula mendampingi Ketua DPRD kota Surabaya Armuji serta para pejabat Forpimda menuju panggung kehormatan melalui karpet merah sekitar 100 meter panjangnya.
 
Penghargaan berkategori Special Mention tersebut diterima Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Singapura pada 7-9 Juli.

Penghargaan diberikan karena Surabaya dinilai berhasil melestarikan kebudayaan dan menerapkan strategi yang berani dalam menjaga dan membangun perkampungan.

Selain kota Surabaya, penghargaan serupa diberikan kepada kota Tokyo Jepang, Hamburg Jerman dan kota Kazan Rusia.

Menurut Risma --panggilan populer Tri Rismaharini-- Kota Surabaya berhasil menerima penghargaan setelah melalui penilaian yang amat ketat di depan 26 orang juri terkemuka.

Kepada seluruh warga kota Surabaya Risma minta agar terus bekerja keras bergandengan tangan dalam kebersamaan dalam membangun kota.

"Penghargaan bukanlah tujuan utama tetapi kesejahteraan yang merata bagi seluruh warga kota itulah tujuan utama yang ingin kita capai," tandas Risma.

Sementara itu Prof Johan Silas pakar tata kota Surabaya kepada jatimpos.co menyatakan rasa syukur dan bangganya atas penganugerahan Lee Kuan Yew  tersebut.

Diakui atau tidak sekarang Kota Surabaya sudah sejajar dengan kota- kota besar di dunia seperti Tokyo Jepang dan Hamburg Jerman termasuk Singapura sendiri.

Tentang Singapura yang berniat belajar ke Surabaya, Johan Silas menyatakan memang di Singapura tidak ada perkampungan seperti di Surabaya.

"Kita bangga penataan perkampungan di kota Surabaya menjadi percontohan internasional," pungkas Johan Silas. (tot)