JATIMPOS.CO/SUARABAYA – Bus tingkat yang pernah jaya, dalam waktu dekat segera beroperasi lagi di Kota Surabaya. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Wali Kota Surabaya Tri  Rismaharini  dengan  Owner Group Mayapada Datu Sri Tahir, di Balai Kota Surabaya, Kamis (128/7) pagi.


 

MoU kedua pihak dilakukan delam rangka  peningkatan kerjasama  bidang pendidikan dalam bentuk penyaluran  dana CSR (corporate social responsibility).
Dalam MoU tersebut pihak Group Mayapada menyerahkan bea siswa sebesar 5 miliar dan 2 unit bus tingkat jenis Mercy untuk angkutan siswa dan mahasiswa di kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini  menyatakan terima kasih kepada Group Mayapada yang peduli kepada dunia prndidikan di kota Surabaya.
Sementara owner Mayapada Datu Sri Tahir menyatakan bus tingkat Mercy tersebut dapat menampung 70 penumpang di lantai satu dan lantai  dua.

Usai penandatanganan MoU Wali kKta Surabaya Tri Rismaharini bersama jajaran Group Mayapada mencoba bus tersebut bersama undangan dan para awak media dari halaman Balai Kota menyusuri Jalan Wali Kota Mustajab, Jl. Pemuda, Jl. Yos Sudarso dan berahkir di halaman Balai Kota /Taman Surya Surabaya.  

Kadishub Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajad mengungkapkan bus tingkat full AC tersebut akan dioperasikan mulai bulan Agustus 2018 mendatang dengan rute Unesa di wilayah barat ke ITS di wilayah Timur.

Para penumpang selain umum juga diprioritaskan untuk siswa dan mahasiswa dengan karcis gratis seperti Suroboyo bus cukup bayar dengan sampah plastik kering.

Penggunaan sampah dimaksudkan untuk mendidik  masyarakat peduli terhadap sampah plastik kering juga untuk membantu warga  kurang mampu.

Kedepan kata Irvan  pihaknya akan menambah 10 unit bus tingkat ful AC. “Nanti akan kita evaluasi trennya bagaimana, apakah banyak  peminatnya seperti Suroboyo Bus,” pungkas Irvan. (tot)