JATIMPOS.CO/SURABAYA - Sekitar 1.000 orang delegasi dari 40 negara peserta kongres Ke-7 United Cities and Local Goverments Asia Pasific (UCLG ASPAC) akan diajak mlaku-mlaku nang Tunjungan, pada Jumat malam, 14 September.


 

Sebelum menuju Jalan Tunjungan, rombongan delegasi tersebut akan naik becak hias dari hotel tempat kongres menuju dermaga perahu di Monkasel dan Taman Prestasi.

Dari dua dermaga tersebut rombongan delegasi akan menyusuri Kalimas Surabaya menuju dermaga perahu di seberang Siola.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya Antiek Suharyati kepada para awak media yang bertugas di Pemkot Surabaya, Senin (10/9) menyatakan, hal istimewa dalam  penyambutan  delegasi dari mancanegera tersebut antara lain para delegasi akan menumpang perahu di sepanjang Kalimas.

Selain dapat menikmati keindahan lampu hias disepanjang sungai Kalimas diwaktu malam, juga dapat menikmati alunan musik lokal, jazz maupun rock.

Pada kegiatan ini, Pemkot Surabaya telah menyiapkan berbagai fasilitas bagi para peserta delegasi yang akan mengikuti jalannya kongres, seperti layanan "relation officer" untuk setiap delegasi, dan fasilitas transportasi lokal selama berada di Surabaya mulai penjemputan, pengantaran bandara, hingga transportasi dari hotel ke venue.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebelumnya mengharapkan kongres berskala internasional yang digelar di Kota Surabaya, pada 11-15 September 2018 ini bisa memberikan solusi permasalahan kota sebagaimana dengan tema yang diusung, yakni "Pembangunan Inovasi Untuk Kota Berkelanjutan".

Selain itu, Risma mempersilakan para delegasi bisa belajar tentang berbagai hal di Kota Surabaya seperti halnya "smart city", pengelolaan kebersihan, "central room" untuk melayani warga yang mengalami permasalahan keluarga dan berbagai pelayanan administrasi lainnya. (tot)