JATIMPOS.CO/SURABAYA - Siapa yang tak kenal Wage Rudolf (WR) Soepratman. Hampir sebagian besar masyarakat Indonesia mengenal WR Soepratman sebagai orang yang menciptakan lagu Indonesia Raya. Sampai kapanpun, lagu itu tetap abadi bagi masyarakat Indonesia.



 
Wali Kota Risma berpesan kepada pelajar SD yang turut hadir dalam peresmian museum WR. Soepratman di Jalan Mangga, Tambaksari pada Sabtu, (10/11) agar  meneladani semangat perjuangan para pejuang dalam kehidupan sehari-hari. Ia memberi contoh melalui potongan lagu Indonesia Raya, “bangunlah jiwanya – bangunlah badannya”.
 
Menurutnya, potongan lagu karangan WR Soepratman memiliki makna dan kekuatan. Kedua makna lagu tersebut, lanjut Risma, harus dibangun seirama dalam menjalani kehidupan. “Kalau mau berhasil sebagai manusia, tidak membangun badan saja, tapi harus punya hati yang luhur (bangun jiwa)  untuk membantu sesama dan tidak menyakiti seseorang,” pesan Wali Kota Risma.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, tujuan membangun museum WR Soepratman agar generasi muda mengerti perjuangan pahlawan di masa lalu. “Semakin banyak museum di Surabaya, semakin baik untuk masa depan anak-anak,” ujarnya di sela-sela sambutan.
 
Disampaikan Wali Kota Risma, berkat semangat perjuangan melalui lagu yang diciptakan beliau, ada dorongan bagi pejuang untuk memerdekan Indonesia. “Sebenarnya ada  banyak cara untuk menciptakan semangat perjuangan baik melalui lagu, pidato heroik bung tomo, Jenderal Panglima Sudirman saat sakit,” terang Wali Kota sarat akan prestasi itu.
 
Menurutnya, selama empat tahun Pemkot dan tim cagar budaya menyiapkan museum WR Soepratman. Mulai literasi dan desain bangunan yang sedikit berbeda dari biasanya. Tujuannya, agar ada kesan atau nilai seninya dari museum lainnya. “Nanti juga bisa jadi tempat wisata,” ungkap wali kota kelahiran Kediri itu. 

Lebih lanjut, impian Wali Kota Risma membangun museum di Surabaya sudah terpendam sejak lama. Tujuannya, agar seluruh masyarakat mengetahui sejarah para pahlawan yang dilahirkan atau yang pernah tinggal di Surabaya. “Ini  juga memberikan contoh bagi anak-anak Surabaya agar melihat semangat para pejuangnya. Itu misi kami untuk membuat museum,” terangnya.
 
Ahli waris WR. Soepratman, Budi Harry mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya atas kepeduliannya menghargai jasa WR Soepratman berupa museum. “Semoga museum bisa menjadi pelajaran bagi generasi muda dan terjaga dengan baik,” tuturnya. (fred)