JATIMPOS.CO//SURABAYA - Wali kota Surabaya Tri Rismaharini dalam waktu dekat akan berencana mengundang delegasi dari Korea Utara (Korut) untuk berkunjung ke Surabaya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk diplomasi balasan setelah kunjungannya ke Korut pada awal Desember 2018.

“Belum pasti tanggalnya, tapi undangannya sudah ada. Nanti saya cek lagi,” kata Risma di rumah kediaman Jl. Sedap Malam (31/12/2018). Risma bercerita bahwa dirinya menerima ucapan selamat dari Korsel seusai lawatannya ke negara yang dipimpin Kim Jong Un tersebut. “Saya sempat dapat surat ucapan dari lembaga setingkat gubernur di Korea Selatan, karena saya habis berkunjung ke sana (Korut),” ungkap Risma.

Risma akan memperkenalkan berbagai terobosan dalam pelayanan masyarakat yang telah diterapkan untuk kota Surabaya, dan juga system pengelolaan sampah yang jadi kelebihan di kota Pahlawan ini.

Selain mengundang delegasi Korut, Risma berkeinginan untuk mengundang saudara tetangga mereka, yakni Korea Selatan. Kedua negara yang baru saja berdamai setelah terlibat permusuhan  perang dingin sejak tahun 1950-an itu akan bertemu di Surabaya dan akan membicarakan berbagai hal bagi terwujudnya perdamaian di semenanjung Korea.

“Rencananya, saya juga akan mengundang delegasi dari Korea Selatan. Kita akan coba pertemukan mereka (pihak Korut dan Korsel) di sini (Surabaya),” ungkap Risma seraya menambahkan bahwa Ia dapat mempertemukan kedua pihak karena kapasitasnya sebagai Presiden United Cities and Local Government (UCLG) Asia Pasific, dirinya juga dipercaya sebagai Honourary President Belt and Road dari Pemerintah Republik Rakyat China.(fred)