JATIMPOS.CO//SURABAYA - Setiap anak di Surabaya nantinya akan diperlengkapi oleh Kartu Identitas Anak. Demikian pernyataan Wali kota Risma saat konferensi pers di kediaman Wali kota, Sabtu (16/2/2019). Anak-anak akan diperlengkapi kartu identitas yang terkait langsung dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), menurutnya, hal tersebut sangat penting agar identitas anak dapat diketahui asal usulnya dengan jelas dan valid tanpa harus dilakukan penyelidikan terlebih dahulu.

Tujuan penggunaan kartu ini adalah untuk memberikan pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat khususnya anak-anak kita. Pemkot ingin Surabaya bertumbuh menjadi kota metropolis yang indah, nyaman, aman serta menjadi kota layak anak terbaik.

Kartu identitas anak ini berbeda dengan kartu pelajar. Akan tetapi tidak akan menghapus peranan kartu pelajar. “Nanti semua akan digabung jadi satu dengan kartu ini, itu akan digabung dengan nama sekolahnya, serta NIK dari orang tuanya”, kata Risma yang menambahkan bahwa penggunaan kartu identitas ini justru akan sangat membantu petugas saat mengalami keadaaan darurat dan membutuhkan data-data sesungguhnya yang benar-benar valid dari keberadaan anak tersebut.

Dikatakan oleh Risma bahwa Pemkot sudah membicarakan masalah ini dengan instansi terkait, “Ini sudah saya susun, dalam kartu akan tertulis nama sekolahnya, alamat, Pak Ikhsan (Kadispendik kota Surabaya) sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan agar nomor Induk Siswa bisa gandeng dengan nomor NIK”, terang Rism.

 Kartu identitas ini sekaligus akan difungsikan sebagai akses untuk mengunjungi sarana public yang dikelola Pemkot antara lain, kolam renang, museum, perpustakaan. “Anak-anak kita bisa mengakses dan menggunakan fasilitas-fasilitas tersebut secara gratis”, pungkas Risma.

(fred)