JATIMPOS.CO/SURABAYA - Menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H/2019, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya mengadakan kegiatan buka puasa bersama warga di eks lokalisasi Dupak Bangunsari Surabaya, Jum’at, (10/5/2019). Selain untuk mempererat tali silaturrahmi, buka puasa yang diikuti oleh tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat ini upaya untuk mendorong mereka agar mendukung langkah pemerintah untuk memberikan semangat kepada putra-putrinya supaya mau menempuh pendidikan yang lebih tinggi.


 

Dalam sambutannya, Wali Kota Risma menyampaikan bahwa banyak program dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di bidang pendidikan. Salah satunya adalah berbagai bentuk program pelatihan dan beasiswa. “Di pemkot banyak beasiswa. Ada kuliah di Unair D3 dan nanti akan ada perusahaan yang langsung menampung untuk kerja,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap, warga di eks lokalisasi Dupak Bangunsari bisa membantu pemerintah untuk mendorong putra-putri mereka agar mempunyai semangat menempuh pendidikan yang lebih tinggi. Walaupun mereka bukan berasal dari keluarga orang kaya. “Saya berharap putra-putri di sini bisa kuliah. Biar bisa merubah hidup orang tuanya, tinggal kita mau apa tidak,” harapnya.

Bahkan, sebagai upaya untuk mensejahterahkan warga di eks lokalisasi, pihaknya juga bakal melakukan pendataan ke rumah-rumah warga. Ia ingin warga di eks lokalisasi tersebut mau untuk merubah kehidupan yang lebih baik. “Nanti akan datang ke tempat njenengan (anda) mendata orang yang minta pekerjaan,” imbuhnya.

Maka dari itu, Wali Kota Risma berharap supaya warga di eks lokalisasi Dupak Bangunsari bisa membantu pemerintah untuk mendorong putra-putri mereka supaya memiliki cita-cita tinggi. Ia juga ingin agar anak-anak mereka tidak hanya sampai pada pendidikan jenjang SMA namun bisa lebih tinggi. Dengan begitu mereka bisa mengangkat derajat kedua orang tua agar lebih baik dan sejahtera.

“Jangan anaknya disuruh mencari uang kalau belum waktunya, biar anaknya sekolah dulu. Siapa tau Desa Bangunsari ada yang jadi menteri, gubenur atau pengusaha,” katanya. (fred)