Beginilah cara Pemkot Surabaya menggerakkan warganya, agar setiap Jumat melakukan kerja bakti.

Kebersihan kota Surabaya tak hanya menjadi tanggung jawab pasukan kuning dan hijau melainkan sudah menjadi tanggung jawab kita semua. Hal ini terbukti dengan diselenggarakan kerja bakti, Jumat (22/5). Peserta kerja bhakti datang pukul 06.00 wib di lokasi kerja bakti masing-masing. Pembersihan dilakukan pada daerah pinggir sungai dan sekitar taman. 



Truk milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya dikerahkan untuk mendukung operasional kerja bakti dengan mengangkut sampah-sampah hasil kerja bakti. Peralatan-peralatan pendukung lainnya seperti sapu lidi, cikrak, glangsing, pacul / skrop, sabit, garu dan lain-lain juga dipersiapkan.

Sementara itu Dinas perhubungan menyiapkan personil pengaturan lalu lintas disemua lokasi kerja bakti. Dinas Bina marga Dan Pematusan dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan membantu pelaksanaan kerja bakti disemua lokasi termasuk menyiapkan truck untuk pengangkutan hasil kerja bakti.

Dengan bersenjatakan sapu lidi, skrop, sabit, garu (khusus saluran), pegawai Pemkot Surabaya melakukan pembersihan di sekitar kali. Kali ini kerja bhakti dibagi menjadi beberapa zona. Yakni area Pasar Asem, saluran jalan Kalinokor sebelah Puskesmas, area saluran jalan Kenjeran, saluran depan masjid Rahmad Kembang Kuning dan area Pasar Keputran. (tot)