WALIKOTA Surabaya Ir. Tri Rismaharini memang dikenal suka turun berbaur bersama masyarakat bawah mengerjakan sesuatu yang semestinya dikerjakan kuli, petugas sampah atau pembantu. Seringkali ditemui kerjabakti dan bahkan Rabu (24/6) terlihat ngepel membersihkan trotoar dekat pasar Keputran di Jl. Urip Sumoharjo Surabaya.


Setelah keliling, Risma yang melintasi Jalan Urip Sumoharjo, dekat Pasar Keputran, mendadak berhenti ketika melihat petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan sedang mengepel lantai trotoar atau pedestrian yang kotor. Wali kota yang kembali dicalonkan oleh PDIP pada Pilkada Surabaya ini lantas berganti sepatu. Dia memilih sepasang sepatu boots warna pink. Sebelumnya dia mengenakan sepatu berhak tinggi.

Tidak peduli mengenakan busana atasan kebaya Suroboyan warna ungu dan bercelana hitam, Risma ikut berbaur membersihkan lantai yang kotor itu. Hari Rabu memang seluruh PNS Pemkot Surabaya diwajibkan mengenakan busana daerah Cak dan Ning.

Risma memberi contoh mengepel yang benar agar lantai trotoar menjadi bersih kinclong. "Ngene lo rek sampai resik, padang to (begini lo rek hingga bersih, terang kan)," kata Risma kepada petugas kebersihan.

Alumni ITS itu juga terus menyemprot air hingga trotoar di persimpangan Keputran-Pandegiling.  Bahkan jalas aspal juga turut disemprot agar bersih.

"Harus sesuai standar kebersihan Pak," kata Risma kembali mengingatkan. Wali Kota satu ini memang tidak bisa diam. Berangkat dari rumah pukul 06.00 Wib kemudian keliling. Kabag Humas Kota Surabaya M Fikser menegaskan bahwa aktivitas wali kota tidak mengalami perubahan meski bulan puasa. "Setiap pagi diawali keliling melihat saluran air hingga pelaksanaan kebersihan," kata M Fikser yang selalu mengawal Risma bersama Kabag Umum Wiwik. (tot)