JATIMPOS.CO/SURABAYA - “Alhamdullilah, ini kemenangan seluruh Arek-Arek Suroboyo,” ujar Tri Rismaharini yang populer dengan panggilan Risma Calon Walikota  nomor  urut 2 Pilwali 2015 kepada awak media di Posko Pemenangan PDIP Jalan Kapuas Surabaya,  Rabu (9/12/2015) sore.



Berdasarkan hitungan Quick Count hasil Pilwali Surabaya 9 Desember-2015 sampai dengan pukul 16.WIB Paslon Risma-Whisnu meraih angka 86,2%, sedangkan rivalnya Rasiyo-Lucy hanya meraih angka 13,8%.

Hasil Quick Count hampir sama dengan perhitungan Tim Pemenangan PDIP yang sudah mengumpulkan laporan sebanyak 50% dari 3946 TPS. “Insyaallah bila sudah 100% hasil Real Counnya bisa 90%,” ujar Cawawali Surabaya Whisnu Sakti Buana yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Kedepan, kata Risma, pihaknya akan melanjutkan pelaksanaan progam pembangunan di Kota Surabaya untuk lebih meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Surabaya.

Tentang begitu tingginya angka Golput yang mencapai lebih dari 50%, Whisnu Sakti Buana menyalahkan KPU. “Itu kesalahan KPU yang kurang mensosialsasikan Pilkada secara paripurna,” ujarnya.

Kemenangan telak pasangan Risma-Whisnu disambut suka cita para pendukung/pemilih Risma –Whisnu. Sepanjang pengamatan jatimpos.co kemenangan secara telak Risma –Whisnu menjadi pembicaraan hangat warga Kota Surabaya, mulai dari kalangan bawah  sampai ke kalangan atas.

“Luar biasa, hebat Bu Risma,” ujar Sarji yang mencukur gundul rambut kepalanya dengan nada suka cita. (tot)