JATIMPOS.CO//JOMBANG – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Bank Jatim Cabang Jombang memperkuat sinergi dalam mendorong digitalisasi transaksi keuangan daerah. 

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Pemimpin Bank Jatim Cabang Jombang, Achmad Riyan Fatri, mengatakan transaksi belanja organisasi perangkat daerah (OPD) telah terintegrasi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Online untuk memudahkan pengawasan dan pemantauan penyerapan anggaran.

"Manfaat digitalisasi dalam layanan kesehatan. Sejak April 2026, seluruh puskesmas di Jombang telah didukung pembayaran QRIS untuk layanan non-BPJS. Masyarakat kini memiliki pilihan pembayaran nontunai melalui berbagai kanal digital, termasuk dompet elektronik," ungkapnya, Rabu (21/10/2026).

Selain itu, Bank Jatim tengah menyiapkan digitalisasi pembayaran retribusi pasar melalui rekening masing-masing pemilik lapak. Sistem ini ditargetkan mulai berjalan pada akhir Desember 2026 agar pembayaran lebih praktis dan transaksi lebih mudah dipantau.

Melalui momentum HUT ke-116 Jombang, Bank Jatim mengajak seluruh pemangku kepentingan, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung percepatan digitalisasi transaksi daerah. 

Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perbankan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci mewujudkan pelayanan publik yang semakin mudah, transparan, dan efisien. 

"Dengan semangat kebersamaan, digitalisasi diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola keuangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat demi Jombang yang semakin maju dan sejahtera," pungkasnya. (her)