JATIMPOS.CO/KOTA PASURUAN — Suasana Idul Fitri 1447 Hijriah terasa hangat di Kota Pasuruan. Di tengah momen penuh kebersamaan itu, Ketua DPRD Kota Pasuruan, H. M. Toyib, mengajak masyarakat untuk terus merawat persatuan Senin (23/3/2026).

Baginya, lebaran bukan hanya soal perayaan, tetapi juga waktu yang tepat untuk merenung setelah menjalani ibadah Ramadan.

“Ini saat yang baik untuk memperbaiki hubungan dan memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya.

Ia juga menilai nilai-nilai yang tumbuh selama Ramadan, seperti kepedulian dan kesabaran, seharusnya tidak berhenti setelah bulan suci berakhir.

Menurut Toyib, tradisi silaturahmi yang hidup saat Idul Fitri menjadi energi positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

“Momen ini bisa jadi penguat persatuan, apalagi di tengah berbagai tantangan,” tambahnya.

Di sisi lain, suasana lebaran di berbagai sudut kota dipenuhi aktivitas saling berkunjung. Warga tampak menikmati waktu bersama keluarga dan kerabat.

Salah satu warga, Siti, mengatakan lebaran selalu menjadi momen yang dinanti untuk berkumpul.

“Rasanya beda, bisa kumpul lengkap dan saling memaafkan,” katanya.

Hal serupa disampaikan Rizal, yang menyebut silaturahmi saat lebaran membuat hubungan terasa lebih dekat.

“Jarang ketemu, jadi ini kesempatan mempererat hubungan dan Poto bersama,” ucapnya.

Dengan nuansa Idul Fitri yang penuh kehangatan, kebersamaan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai kekuatan dalam membangun Kota Pasuruan yang harmonis. (shl)