JATIMPOS.CO/KOTA MOJOKERTO - Berbagai upaya dilakukan Pemkot Mojokerto untuk pulihkan ekonomi masyarakat dimasa pandemi covid-19. Salah satunya dengan menggelar pelatihan inkubasi wirausaha minuman kopi dan coklat di Rest Area Gunung Gedangan, Magersari, Kota Mojokerto Selasa (9/11/2021).
Kegiatan yang yang digelar Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Mojokerto ini diikuti sekitar 100 orang wira usaha. Kegiatan akan dilaksakan mulai Selasa (9/11/2021) hingga Minggu (14/11/2021).
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, sebelumnya kegiatan yang sama juga telah dilaksanakan, dengan materi yang sama sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi covid - 19.
” Kegiatan pelatihan inkubasi wirausaha di bidang minuman kopi dan coklat ini bertujuan untuk pemulihan ekonomi dimasa pandemi dan mengembangkan UMKM agar bisa mengurangi pengangguran,” ujar Wali Kota Mojokerto yang akrab dipanggil Neng Ita.
Menurutnya, pelatihan ini diperuntukan untuk masyarakat Kota Mojokerto yang ekonominya terdampak akibat pandemi Covid 19. Kegiatan ini merupakan komitmen dari Pemkot Mojokerto untuk mengembangkan UMKM. Selain itu, kegiatan ini adalah bagian dari tranfer ilmu untuk mengajari semua peserta UMKM.
" Sebelum acara pelatihan inkubasi wirausaha bikin minuman kopi dan coklat saja, juga sudah dilakukan pelatihan dengan memanfaatkan barang bekas dari goni yang bisa dibuat dompet dan tas,” jelas Ning Ita.
Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga mengungkapkan, bahwa peserta UMKM yang mendapatkan pelatihan tahun 2021, sejumlah 6000 peserta, itu merupakan hasil pendataan dari tahun 2020.
” Setelah dilakukan pelatihan, selanjutnya, peserta diberi pendamping selama 6 bulan, sampai dapat penghasilan. Serta diberi bantuan permodalan, setelah usaha berjalan akan dibentuk koperasi,” ujarnya.
Ning Ita berharap kepada masyarakat, agar bisa membaca peluang bisnis. Di saat pandemi jumlah warung kopi dan cafe di Kota Mojokerto banyak yang baru berdiri, ini peluang untuk masyarakat mojokerto agar melakukan bisnis minuman kekinian.
" Saya berharap wirausaha masyarakat Kota Mojokerto ini bisa menggerakkan Kota Mojokerto menjadi kota pariwisata. Nantinya Kota Mojokerto akan dijadikan Kota perbelanjaan oleh-oleh bagi wisatawan,” tutupnya. (Din/min).