JATIMPOS.CO/PAMEKASAN - Warung Milik Rakyat (Wamira) Mart di Jalan Raya Jokotole, Barurambat Kota (Barkot), Pamekasan, Madura, Jawa Timur kini menjadi central oleh-oleh khas Pamekasan.
Wamira Mart yang baru saja dilaunching pada Selasa malam (9/11/2021) oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bertujuan untuk memfasilitasi pemasaran produk lokal bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan pemerintah kabupaten (Pemkab) Pamekasan.
Keberadaan Wamira Mart saat ini mendapat respon positif dari berbagai wisatawan luar Madura. Para pengunjung itu mendatangi Wamira Mart untuk membeli oleh-oleh khas Pamekasan.
Kasir Wamira Mart di Jalan Jokotole Pamekasan, Nurul Hidayat mengaku, sejak dibukanya Wamira Mart dalam seminggu terakhir ratusan produk lokal Pamekasan ludes terjual. Sebagian besar produk lokal yang terjual itu adalah camilan.
"Setiap hari pengunjungnya tidak menentu, tetapi yang paling banyak di hari pertama karena saat itu peserta MTQ (musabaqoh tilawatil qur'an) belum pulang. Kalau hari-hari biasa, puluhan (pengunjung,red)," kata Nurul Hidayat, Kamis (18/11/2021).
Menurutnya, pengunjung Wamira Mart sejauh ini sebagian besar merupakan wisatawan atau orang luar Pamekasan untuk membeli oleh-oleh ke kampung halamannya. Bahkan terkadang, wisatawan yang belanja tidak ragu untuk merongoh kocek dalam-dalam.
"Ada kemarin (pengunjung,red) dari Banjarmasih itu belanja untuk oleh-oleh. Ya, pengunjungnya rata-rata ibu-ibu dan wisatawan dari luar," paparnya.
Kata dia, adanya Wamira Mart sangat membantu terhadap peningkatan ekonomi para pelaku wirausaha baru (WUB) atau para pelaku UMKM lainnya lantaran sebelumnya tidak ada fasilitasi pemasaran dari pemerintah. Apalagi, Wamira Mart gagasan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam tersebut sebanyak 70 persen diisi oleh produk WUB atau UMKM, sisanya produk non Pamekasan.
"Sangat membantu bagi pegiat UMKM rumahan dalam memasarkan produknya. Mereka punya akses untuk menjual produknya, sehingga ekonominya tambah meningkat," tuturnya.
Salah satu camilan khas Pamekasan yang selama ini paling laris diantaranya teri krispi, lorjuk, dan kripik tette. Camilan ini rata-rata dibeli oleh orang luar atau wisatawan saat berkunjung ke bumi Gerbang Salam.
"Kami berharap Wamira Mart ini terus berkembang, dengan demikian penjualan produk lokal juga akan meningkat," harap pria yang akrab disapa Dayat tersebut. (did)