JATIMPOS. CO/ MOJOKERTO – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan pemerintah desa terus dilakukan Polres Mojokerto. Salah satunya melalui pertemuan silaturahmi bersama Persatuan Kepala Desa (PKD) Kabupaten Mojokerto yang digelar di Ruang Presisi Mapolres Mojokerto, Jumat (10/4/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polres Mojokerto serta puluhan kepala desa yang tergabung dalam PKD. Forum ini dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi dua arah untuk membahas berbagai persoalan yang berkembang di tingkat desa.
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menyebut, kepala desa memiliki peran strategis sebagai representasi langsung masyarakat di tingkat akar rumput.
Menurutnya, masukan dari para kepala desa sangat dibutuhkan guna mengetahui secara langsung persepsi masyarakat terhadap kinerja kepolisian.
“Kami ingin terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui para kepala desa. Saran dan informasi dari mereka menjadi bahan evaluasi penting bagi kami,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyinggung penanganan kasus dugaan pemerasan oleh oknum yang mengatasnamakan profesi tertentu. Ia berharap para kepala desa dapat turut memberikan informasi apabila menemukan praktik serupa di wilayah masing-masing.
Selain itu, forum tersebut juga menjadi wadah bagi para kepala desa untuk menyampaikan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari kondisi keamanan hingga hambatan dalam pelaksanaan program pembangunan desa.
Sementara itu, Ketua PKD Kabupaten Mojokerto, Miftachuddin, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polres Mojokerto dalam menjalin komunikasi dengan pemerintah desa.
Ia menilai peran Bhabinkamtibmas selama ini cukup aktif dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di desa, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami merasakan kehadiran Bhabinkamtibmas sangat membantu. Mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan di desa,” ungkapnya.
Terkait langkah penertiban terhadap oknum yang meresahkan, Kades Nedali Kecamatan Puri ini menyatakan dukungan penuh," , tindakan tegas terhadap oknum yang meresahkan diperlukan agar kepala desa dapat menjalankan program pembangunan tanpa tekanan, " ujarnya
Para kepala desa juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Polres Mojokerto dalam pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri, termasuk keberadaan pos pelayanan dan pengamanan di sejumlah titik strategis.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan ditutup dengan ramah tamah. Diharapkan, komunikasi yang telah terjalin ini dapat terus diperkuat guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mojokerto. (din)
