JATIMPOS.CO//LAMONGAN - Polisi bukan sekadar hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi sahabat, pendamping, dan motivator bagi masyarakat. Jumat (30/10/2026) pukul 09.30 WIB, Mas Bhabin Sidomukti, Aipda Nanang Sumantri, S.H., yang dikenal dengan sebutan Abang Uman Wonge Negoro, melaksanakan pembinaan dan edukasi kepada para pemuda di Dusun Sidobranti, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Melalui pendekatan humanis, tanpa jarak dan tanpa sekat, Mas Bhabin mengajak generasi muda menumbuhkan jiwa nasionalisme, memperkuat cinta tanah air, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bagi Mas Bhabin Sidomukti, pemuda bukan sekadar generasi penerus, melainkan aset bangsa yang menentukan masa depan. Keberanian harus berjalan beriringan dengan kebijaksanaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Melalui komunikasi yang hangat dan penuh persaudaraan, Mas Bhabin berupaya membangun kesadaran bahwa menjaga desa tetap aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama.
Kepada para pemuda yang tergabung dalam salah satu perguruan silat, Mas Bhabin menekankan bahwa perbedaan bukan alasan untuk bermusuhan. Berbeda perguruan, tetap satu persaudaraan; berbeda organisasi, tetap satu bangsa. Persaudaraan sejati diwujudkan dengan saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga kerukunan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mas Bhabin juga mengingatkan bahwa jiwa ksatria sejati bukan diukur dari seberapa kuat seseorang menghadapi lawan, melainkan dari kemampuannya mengendalikan diri ketika emosi, menghormati sesama ketika berbeda, dan memilih perdamaian ketika perselisihan datang. Ilmu bela diri hendaknya menjadi sarana membentuk karakter, menanamkan kedisiplinan, serta menumbuhkan keberanian untuk berbuat baik dan melindungi sesama.
Semangat Polri Bersama Masyarakat diwujudkan melalui kehadiran Mas Bhabin yang mau mendengar, merangkul, dan membangun kedekatan dengan warga tanpa membedakan latar belakang. Keamanan tidak hanya dibangun melalui patroli, tetapi juga melalui komunikasi, keteladanan, kepercayaan, dan kepedulian. Pemuda yang dirangkul dan diberdayakan diharapkan tumbuh menjadi pelopor persatuan, kedamaian, dan kamtibmas di lingkungannya.
Melalui kegiatan ini, Mas Bhabin Sidomukti, Abang Uman Wonge Negoro, mengajak seluruh pemuda untuk terus berkarya, menjaga persaudaraan, memupuk nasionalisme, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan bangga karena ditakuti, tetapi banggalah karena dihormati. Jangan menjadi sumber perpecahan, jadilah perekat persatuan. Sebab, pemuda hebat bukanlah mereka yang mencari lawan, melainkan mereka yang mampu menjaga persaudaraan dan menghadirkan kedamaian. Polri Bersama Masyarakat, merawat persatuan, menguatkan nasionalisme, demi Sidomukti yang aman, Lamongan yang damai, dan Indonesia yang bermartabat. (Iswt)