JATIMPOS.CO/TUBAN – Seperangkat gamelan dan kostum Thak-Thakan untuk kelompok seni tradisional diserahkan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Pariwisata (Disbudporapar) Tuban. Bantuan tersebut bentuk perhatian dan komitmen pemkab mendukung pelestarian dan pengembangan kesenian asli daerah.
“Sesuai arahan Mas Bupati Lindra, Pemkab Tuban sangat mendukung perkembangan kesenian asli daerah agar tetap dilestarikan. Alat diharapkan memberi bermanfaat bagi pengembangan dan keberlangsungan kesenian Thak-Thakan,” kata Kepala Disbudporapar, Mohammad Emawan Putra usai menyerahkan bantuan di aula kantor, Rabu (7/1/2026).
Menurut Emawan peruntukannya untuk dua kelompok kesenian Thak-Thakan, yakni Naga Bumi dan Gembong Singolawe asal Kecamatan Tambakboyo. Dukungan terhadap kesenian lokal bagian upaya pemkab menjaga identitas dan melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
Seperti diketahui kesenian Thak-Thakan merupakan seni tari topeng tradisional khas Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Kesenian ini menampilkan kekompakan, kekuatan, serta nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Selain memiliki nilai budaya yang kuat, Thak-Thakan juga telah diakui sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Indonesia.
Melalui penyerahan bantuan ini berharap kesenian Thak-Thakan dapat terus berkembang, semakin dikenal oleh generasi muda, serta menjadi bagian penting dalam penguatan identitas budaya dan daya tarik pariwisata daerah. (min)