JATIMPOS.CO, KABUPATEN JEMBER - Bupati Jember Muhammad Fawait dikabarkan menjalani rawat inap di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi, karena masalah kesehatan, Rabu (22/04/2026)

Kendati demikian, Gus Fawait sapaan akrab Bupati Jember tetap menjalankan roda pemerintahan dari kamar inapnya dan dengan selang infus yang terpasang di tangannya.

Dari atas ranjang, dia memberikan instruksi kepada jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember.

Dalam arahannya yang berlangsung secara virtual, Fawait menekankan bahwa tanggung jawab sebagai pelayan publik tidak mengenal kata jeda.

Ia memfokuskan pembahasan pada dua isu krusial yang saat ini sedang dihadapi warga Jember, Akselerasi Pengentasan Kemiskinan dan Stabilitas Distribusi Gas LPG.

"Rakyat tidak boleh menunggu saya sembuh untuk mendapatkan solusi. Pelayanan publik harus tetap berjalan 24 jam. Hari ini saya pastikan koordinasi tidak terputus agar program pengentasan kemiskinan dan kelangkaan gas di beberapa titik segera teratasi," ujar Fawait di sela-sela pemulihannya, Kamis (23/04/2026).

Fawait menginstruksikan OPD terkait untuk segera mengintegrasikan data lapangan guna penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan agar tepat sasaran.

Menanggapi keluhan warga mengenai stok gas melon, dia memerintahkan Dinas Perdagangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna menjamin ketersediaan stok di tingkat pangkalan.

"Meminta seluruh jajaran tetap menjaga performa kerja meski pimpinan sedang dalam masa perawatan medis," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan tim medis RSD dr. Soebandi, kondisi Fawait saat ini stabil namun masih memerlukan observasi intensif. Meskipun disarankan untuk beristirahat total, Bupati tetap meluangkan waktu beberapa jam sehari untuk meninjau laporan mendesak melalui gawai dan sarana digital. (Ari)