JATIMPOS.CO//SURABAYA - Kesiapan Surabaya dalam menyongsong Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027 kian menunjukkan keseriusan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui gelaran Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang menjadi ajang pemanasan sekaligus kawah candradimuka bagi para atlet lintas cabang olahraga.
Tahun ini, turnamen terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733. Puluhan cabang olahraga dipertandingkan, sekaligus membuka ruang talent scouting untuk menjaring bibit-bibit unggul dari level junior hingga senior.
Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Surabaya, Indriatno Heryawan, mengatakan antusiasme atlet dalam ajang ini tergolong tinggi. “Dari sejumlah pertandingan yang telah berlangsung, para atlet menunjukkan performa yang konsisten, baik dari sisi teknik maupun fisik. Bahkan pada cabang olahraga seperti Muaythai yang berlangsung selama tiga hari, kondisi atlet tetap prima hingga penutupan”, kata Indriatno, Sabtu (2/5/2026).
Menurut Indriatno, capaian tersebut mencerminkan semangat dan daya juang atlet Surabaya yang terus terjaga. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Piala Wali Kota tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melalui kolaborasi erat dengan KONI Surabaya, mulai dari perencanaan hingga pengawasan pertandingan.
Jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan tahun ini juga meningkat signifikan, mencapai sekitar 40 cabor, jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi bagian dari strategi mematangkan kesiapan atlet, baik secara fisik, mental, maupun pengalaman bertanding.
Surabaya sendiri menargetkan perolehan 250 medali emas pada Porprov Jatim 2027. Target ambisius tersebut dinilai realistis dengan persiapan yang terukur dan berkelanjutan.
Ketua Umum KONI Surabaya, Arderio Hukom, menilai kualitas atlet yang tampil telah sesuai harapan. “Banyaknya kompetisi menjadi faktor penting dalam melahirkan atlet potensial. Para peraih medali dari Piala Wali Kota akan diprioritaskan mengikuti pemusatan latihan cabang sebagai bagian dari pembentukan skuad inti”, ujar Arderio.
Selain itu, berbagai kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional juga dimanfaatkan sebagai ajang seleksi lanjutan guna memastikan komposisi terbaik bagi kontingen Surabaya di Porprov mendatang. (fred)
