JATIMPOS.CO/BOJONEGORO - Ratusan mahasiswa Kabupaten Bojonegoro mengikuti kegiatan pembinaan penerima beasiswa yang digelar di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (9/7/2026). Mereka hadir sebagai perwakilan dari ribuan penerima manfaat dari berbagai perguruan tinggi dan kategori beasiswa.

Program beasiswa ini tidak hanya menjadi bantuan biaya pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi.

Salah satu penerima beasiswa, Muhammad Marzuki Hafidullah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro penerima beasiswa pondok pesantren, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan studinya.

Marzuki menuturkan, dirinya mengajukan beasiswa karena berasal dari keluarga petani dengan kondisi ekonomi yang sederhana. Menurutnya, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mampu meringankan beban biaya pendidikan yang selama ini menjadi tantangan keluarganya.

"Alhamdulillah saya sangat merasa terbantu. Beasiswa ini sangat bermakna bagi saya untuk melanjutkan kuliah. Semoga dengan adanya beasiswa ini bisa menambah semangat saya untuk terus belajar," ungkapnya.

Pengalaman tersebut membuat Marzuki ingin memberikan semangat kepada pelajar lain di Bojonegoro agar tidak mengurungkan niat melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.

"Jangan takut kuliah karena masalah biaya. Di Bojonegoro ada kesempatan beasiswa yang bisa dimanfaatkan. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati yang telah memberikan perhatian kepada mahasiswa seperti kami," ujarnya.

Hal senada disampaikan Pipin Dwi Setiyarini, mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro asal Kecamatan Tambakrejo yang menjadi penerima Beasiswa Keluarga Miskin. Putri dari pasangan petani tersebut mengaku beasiswa yang diterimanya sangat membantu untuk memenuhi pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Pipin mengatakan, dirinya sebelumnya belum pernah memperoleh beasiswa. Karena itu, saat mengetahui adanya Program Beasiswa Bojonegoro, ia segera mengajukan permohonan agar dapat melanjutkan kuliah dengan lebih tenang.

"Saya sangat senang karena beasiswa ini membantu pembayaran UKT sehingga saya bisa kuliah tanpa terlalu memikirkan biaya," tuturnya.

Baginya, kesempatan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Ia pun mengajak para pelajar agar tetap berani mengejar cita-cita.

"Jangan pernah takut untuk kuliah. Teruslah mengejar cita-cita karena ada kesempatan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melanjutkan pendidikan," katanya.

Melalui Program Beasiswa Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah.[nto]