JATIMPOS.CO/PASURUAN – Suasana Stasiun KAI Bangil pada awal arus mudik Lebaran 2026 tampak lebih tenang dari biasanya Minggu (22/3/2026). Aktivitas penumpang masih berjalan normal, tanpa kepadatan yang berarti seperti yang kerap terjadi di musim mudik.
Di tengah kondisi yang relatif lengang itu, petugas tetap berjaga di sejumlah titik. Mereka bersiaga memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang datang dan pergi melalui stasiun.
Berdasarkan pantauan di Pos Pantau Stasiun Bangil, jumlah penumpang belum menunjukkan peningkatan signifikan. Bahkan, tren tahun ini disebut sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kepala Pos Pantau Stasiun Bangil, IPDA Djoko Yulianto, mengungkapkan bahwa situasi tersebut sudah terlihat sejak awal masa libur Lebaran. Ia menyebut pergerakan penumpang masih cenderung landai.
“Sejak awal libur mudik, arus penumpang belum ada peningkatan. Justru terlihat sedikit menurun dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Menurut Djoko, perubahan kebiasaan masyarakat menjadi salah satu faktor. Banyak pemudik kini memilih menggunakan kendaraan pribadi karena dinilai lebih fleksibel saat perjalanan hingga tiba di kampung halaman.
Meski kondisi masih terkendali, kesiapsiagaan petugas tidak berkurang. Sebanyak 14 personel gabungan tetap disiagakan di Pos Pantau Stasiun Bangil, terdiri dari unsur kepolisian, Satpol PP, petugas keamanan, dan tenaga kesehatan.
Mereka menjalankan tugas rutin, mulai dari apel hingga pengamanan area stasiun, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Semeru 2026 berlangsung.
Djoko memastikan situasi di sekitar stasiun tetap aman dan kondusif. “Sejauh ini semua berjalan lancar, tidak ada gangguan berarti,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa pihaknya terus mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di titik-titik pelayanan publik.
"Dengan pendekatan yang lebih humanis, petugas di lapangan diharapkan tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi rasa nyaman bagi para pemudik," tegasnya.
Pemantauan akan terus dilakukan hingga mendekati puncak arus mudik, seiring potensi peningkatan jumlah penumpang dalam beberapa hari ke depan. (shl)
