JATIMPOS.CO//JOMBANG – Alun-Alun Jombang berubah menjadi lautan jamaah saat pengajian dan Jombang Bersholawat bersama KH Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam digelar Selasa malam (13/10/2026).

Antusiasme warga bahkan terlihat sejak pagi, ketika jamaah mulai berdatangan dan menggelar karpet demi mendapatkan tempat terbaik untuk mengikuti pengajian.

Fenomena tersebut menjadi gambaran besarnya antusiasme masyarakat menyambut pendakwah muda yang dikenal luas melalui majelis Sabilu Taubah. Sejumlah jamaah datang bersama rombongan, bahkan menandai karpet yang mereka gelar dengan nama kelompok atau asal daerah.

Patauan dilokasi, sebagian jamaah sudah berada di lokasi sejak pagi. Salah satunya Ida (44 tahun), yang mengaku kerap mengikuti pengajian Gus Iqdam dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan tempat di barisan depan.

Pengajian akbar ini menjadi bagian dari rangkaian Jombang Fest 2026 untuk memperingati Hari Jadi ke-116 Pemerintah Kabupaten Jombang.

Saat menyampaikan tausiyah, Gus Iqdam Soroti Kebanggaan Jombang sebagai Kota Santri. Di hadapan jamaah, Gus Iqdam mengingatkan bahwa salah satu nikmat besar yang dimiliki Jombang adalah keberadaan pesantren-pesantren besar yang telah dikenal luas di Indonesia.

Ia menyebut Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso, Bahrul Ulum Tambakberas, Tebuireng, dan Mambaul Ma'arif Denanyar sebagai bagian dari kekuatan tradisi pendidikan Islam di Jombang.

Lautan orang membanjiri alun-alun Jombang, hadiri pengajian dan Jombang Bersholawat bersama KH Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam digelar Selasa malam (13/10/2026).

Menurut Gus Iqdam, keberadaan pesantren tersebut merupakan kebanggaan yang patut disyukuri sekaligus dijaga oleh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendoakan Bupati Jombang Warsubi agar diberi umur panjang serta kemudahan dalam menjalankan amanah dan mewujudkan niat baik bagi masyarakat.

“Semoga Bupati Jombang panjang umur, serta apa yang menjadi niat baik beliau dijabah Allah SWT,” tutur Gus Iqdam, sebagaimana dikutip dari publikasi resmi Pemkab Jombang.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi kepada Gus Iqdam dan Hadroh Pusat Sabilu Taubah yang telah hadir di tengah masyarakat dalam momentum peringatan hari jadi daerah.

Warsubi berharap kegiatan bersholawat tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat keimanan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta kerukunan antarmasyarakat.

Ia turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan mendukung pembangunan daerah demi mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera.

Jombang Bersholawat dihadiri Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, jajaran Forkopimda, para kiai, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta jamaah dari Jombang dan daerah sekitarnya.

Melalui momentum ini, lantunan sholawat dan doa diharapkan tidak berhenti sebagai kemeriahan satu malam. Lebih dari itu, semangat persaudaraan, tradisi pesantren, dan kepedulian terhadap sesama diharapkan terus hidup dalam keseharian masyarakat Jombang. (her)