JATIMPOS.CO/BLITAR - Bupati Blitar, Rijanto dan Wakilnya Becky Herdihansah menggelar Refleksi 1 Tahun masa kepemimpinannya. Acara berlangsung sederhana di Pendopo Sasana Adi Praja Kantor Bupati Blitar Jl Kusomo Bangsa No. 60 Kanigoro, Jumat (20/2/2026).

Hadir jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan media di Blitar Raya.

Rijanto menyebut refleksi ini sebagai bentuk pertanggung jawaban moral dan politik. Secara terbuka ia mengakui bahwa apa yang sudah dikerjakan dan apa yang masih menjadi pekerjaan rumah. Rijanto mengatakan bahwa yang dikerjakan saat ini bukan hanya untuk sekarang saja, melainkan untuk generasi mendatang. Karena itu, harus menjaga integritas dan menghilangkan ego sektoral.

"Terima kasih atas semua kerja kerasnya selama ini, dari unsur pemerintah daerah maupun semua yang terlibat didalamnya," kata Bupati Blitar yang didampingi istrinya ketua Tim Penggerak PKK Kab. Blitar, Hj. Ninik Rijanto.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Blitar, Beky, juga menyampaikan hal yang sama, sekaligus menjelaskan bahwa, pembangunan infrastruktur khususnya perbaikan jalan menjadi prioritas utama sejak awal masa kepemimpinan. Menurutnya, kondisi jalan rusak perlahan mulai diperbaiki dan manfaatnya sudah bisa dirasakan masyarakat.

“Prioritas saya bersama Bapak Bupati adalah infrastruktur jalan. walaupun dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran, alhamdulillah masyarakat sudah mulai merasakan jalan yang lebih mulus,” ulasnya.

Pihaknya juga mengakui masih terdapat sejumlah wilayah pinggiran yang belum tersentuh pembangunan jalan. Namun demikian, Pemkab Blitar berkomitmen untuk terus melanjutkan perbaikan secara berkelanjutan hingga seluruh ruas jalan dapat tertangani.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar kami bersama Bupati bisa menuntaskan tugas ini sampai semua wilayah merasakan pemerataan pembangunan,” tambahnya.

Selain infrastruktur, Wakil Bupati juga menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi fokus utama. Salah satu program unggulan yang terus dijalankan adalah program 1 Desa 1 Sarjana, yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blitar.

Selain itu di bidang digitalisasi, Pemkab Blitar telah membangun sebanyak 351 titik akses internet dan akan terus menambah jaringan di wilayah yang belum terjangkau. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pendidikan, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi berbasis digital.

Sementara pada sektor olahraga, Pemkab Blitar menaruh perhatian besar pada pengembangan atlet daerah, khususnya cabang olahraga bela diri. Beky menyebutkan rencana mendatangkan pelatih dari Thailand untuk meningkatkan kualitas atlet Muay Thai agar mampu bersaing di tingkat Asia hingga internasional.

“Kami ingin atlet Kabupaten Blitar bisa menembus level internasional, sehingga nama Blitar dikenal luas. Potensi petarung kita sangat besar dan ini harus kita dorong dengan program yang terarah,” tandasnya.

Wakil Bupati Becky Herdihansah menambahkan, bahwa seluruh program tersebut telah disiapkan dalam kerangka pembangunan jangka menengah daerah dan akan terus dimatangkan hingga tahun 2027 mendatang, demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang maju, merata, berjaya dan berdaya.

Terakhir pembacaan Do’a sekaligus juga diadakan sesi berbuka bersama, dari serangkaian acara awal hingga berakhirnya kegiatan berlangsung cukup hikmat. (San)