JATIMPOS.CO/TUBAN – Sebanyak 30 relawan dari tim siaga bencana berlatih tanggap darurat penanganan kebakaran dan penyelamatan korban. Mereka dilatih oleh tenaga profesional di lingkungan kantor pabrik Solusi Bangun Indonesia (SBI) pada Kamis, (12/10).
Para terlatih diambil dari warga desa sekitar Pabrik Tuban, yaitu Desa Merkawang, Sawir, Glondonggede, Karangasem, Mliwang, Kedungrejo.
Latihan dimulai memadamkan api menggunakan fire blanket dan alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, pelatih professional yang disiapkan SBI ini juga memberikan materi pelatihan Pertolongan Pertama (PP) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP). Tujuannya agar peserta mampu menangani dan memberikan pertolongan bagi warga yang menjadi korban bencana.
Salah satu peserta pelatihan bernama Endang dari Desa Sawir mengatakan sebagian besar pemukiman di wilayah ring 1 adalah kategori padat penduduk berpotensi kebakaran. Karenanya kerawanan harus diwaspadai sebab bisa terjadi kapan saja. “Manfaat pelatihan ini sangat besar karena dapat meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan dan kemampuan menangani bencana,” terang Endang.
Sementara GA & Community Relations Manager, Trayudi Darma menyampaikan bahwa penanganan bencana yang baik adalah hal yang bisa dilatih untuk meminimalisir korban maupun kerugian materi. Menurutnya pelatihan ini merupakan kesempatan yang baik untuk memberikan pemahaman dan kesadaran warga agar waspada dan tanggap terhadap kerawanan bencana yang bisa terjadi di lingkungan yang padat penduduk seperti di Desa Ring 1.
“Hal ini adalah bentuk kepedulian SBI dalam membantu mempersiapkan tenaga terampil saat terjadi bencana di desa masing-masing,” pungkas Trayudi. (min)