JATIMPOS.CO/SUMENEP – Ana Syifaul Millah, siswi kelas VI SDIT Al Hidayah Sumenep, menunjukkan bakatnya di bidang seni rupa sejak usia dini.
Siswi yang akrab disapa Syifa itu mulai menyukai kegiatan menggambar dan melukis sejak masih kecil. Kegemarannya kemudian terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan dan perlombaan.
Dari proses tersebut, Syifa berhasil meraih sejumlah prestasi di bidang seni. Sejumlah hasil karyanya juga mendapat apresiasi dan, menurut keterangan keluarganya, pernah dikoleksi oleh dua pejabat di Kabupaten Sumenep.
Pengalaman Syifa dalam berkesenian semakin bertambah setelah mendapat kesempatan mengikuti Pameran Muda-Mudi Sumenep dan pameran kaligrafi se-Madura.
Terbaru, bakat siswi asal Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, itu mendapat kepercayaan dari Direktur Utama BPRS Sumekar Sumenep, Hairil Fajar.
Syifa mendapat kesempatan melukis tampak depan gedung BPRS Sumekar. Lukisan gedung perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut kemudian berhasil diselesaikannya.
Bagi Syifa, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk apresiasi terhadap kemampuannya di bidang seni rupa.
Ayah Syifa, Moh. Adi, mengatakan putrinya memang telah memiliki ketertarikan terhadap dunia menggambar sejak kecil.
Melihat minat tersebut, ia berusaha memberikan dukungan dengan mengikutsertakan Syifa dalam berbagai perlombaan.
"Sejak kecil Syifa memang senang menggambar. Saya terus mendukung dengan mengikutkan di berbagai ajang perlombaan," ujar Moh. Adi, Selasa (1/9/2026).
Dukungan juga diberikan lingkungan sekolah. Kepala sekolah bersama para ustaz dan ustazah SDIT Al Hidayah Sumenep memberikan ruang bagi Syifa dan siswa lainnya untuk mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.
Bimbingan, motivasi, kesempatan berkarya, hingga apresiasi diberikan sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan potensi siswa.
Syifa berasal dari keluarga sederhana di Desa Saronggi. Kondisi tersebut, menurut keluarganya, tidak menyurutkan semangatnya untuk terus belajar dan menghasilkan karya.
Bagi Syifa, menggambar dan melukis bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu luang. Seni menjadi ruang baginya untuk menuangkan ide dan mengembangkan kreativitas.
Direktur Utama BPRS Sumekar Sumenep, Hairil Fajar, juga memberikan pesan kepada Syifa agar terus mengasah bakat yang dimilikinya.
"Terus berkarya, terus belajar, dan terus menginspirasi," pesan Hairil kepada Syifa.
Sejumlah prestasi dan pengalaman yang telah diperoleh Syifa di usia sekolah dasar diharapkan menjadi bekal untuk perjalanan berkesenian pada masa mendatang.
Dengan dukungan keluarga dan sekolah, Syifa diharapkan dapat terus mengembangkan bakatnya sekaligus menjadi inspirasi bagi anak-anak lain di Sumenep untuk berani menemukan dan mengasah potensi yang mereka miliki. (Dam)