Slamet Widodo menyalakan harapan baru di kampung halamannya, Desa Trutup, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Sejak menjabat kepala desa, ia mengembangkan dukungan program EMCL menjadi solusi perlindungan sosial bagi masyarakat. Ribuan warganya kini terlindungi BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, tanpa pungutan biaya.
JATIMPOS.CO/TUBAN - Kantor Desa Trutup tampak kusam. Catnya memudar, sebagian lantai granitnya ambles dan pecah. "Sejak menjabat tujuh tahun lalu, balai desa tidak pernah saya cat," kata Slamet Widodo. Ada alasan di balik pilihannya menunda mempercantik kantor desa itu. Selama bertahun-tahun, ia lebih sering memikirkan warga yang kehilangan penghasilan akibat kecelakaan, keluarga yang kesulitan membayar biaya pengobatan, atau anak-anak yang mendadak kehilangan penopang hidup. Dari pengalaman itulah lahir sebuah keputusan yang kemudian mengubah arah kebijakan Desa Trutup.